Cabai Jablai Tembus Rp 120.000/Kg, Kalahkan Harga Dading Sapi

CABAI-JABLAY
STOK SEDIKIT: Petugas Pasar Disperindag Kuningan Arisman menunjukkan cabai jablai yang harganya mencapai Rp 120.000 per kilogram saat mendata harga di Pasar Kepuh, Kamis (8/8). Foto: M Taufik/Radar Kuningan

KUNINGAN – Memasuki tiga hari menjelang Idul Adha harga cabai merah dan rawit terus merangkak naik. Bahkan untuk jenis cabai jablai harganya kini sudah mencapai Rp 120.000 per kilogram mengalahkan daging sapi yang masih Rp 110.000 per kilogram.

“Harga cabai jablai yang paling mahal sekarang mencapai Rp 120.000 per kilogram dari harga normal di kisaran Rp 40.000 hingga Rp 50.000 saat stok banyak. Tapi sekarang stok sedang sedikit, ditambah harga cabai rawit dan cabai merah pun sedang mahal. Cabai jablai memang yang paling pedas, makanya harganya pun paling mahal sendiri,” ujar Inah salah satu pedagang di Pasar Kepuh kepada Radar Kuningan, Kamis (8/8).

Inah mengatakan, harga cabai rawit dan cabai merah saat ini sudah mencapai Rp 70.000 per kilogram atau naik dibanding tiga hari sebelumnya yang masih di kisaran Rp55.000 hingga Rp 60.000. Melonjaknya harga cabai ini sudah berlangsung sejak tiga bulan terakhir ini.

Rupanya, musim kemarau panjang menjadikan banyak petani cabai yang mengalami gagal panen dan menyebabkan ketersediaan di pasar sangat terbatas yang berdampak pada harga yang semakin melonjak. “Kiriman dari bandar juga sangat terbatas. Sudah harga dari bandarnya mahal, stoknya juga sangat sedikit jadi dampaknya harga jual pun ikut naik,” ujar Inah.

Selain komoditas cabai-cabaian, kenaikan harga juga terjadi pada beberapa komoditas sayur lain. Seperti kentang yang kini mencapai Rp 16.000 per kilogram dari harga normal di kisaran Rp 14.000. Buncis dari Rp 12.000 menjadi Rp 15.000 per kilogram. Sementara untuk komoditas bawang merah dan bawang putih masih stabil di harga Rp 24.000 dan Rp 28.000 per kilogram.

Untuk beberapa kebutuhan pokok juga mengalami kenaikan harga. Untuk beras premium dan medium naik Rp 1.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 10.000 dan Rp 9.000 menjadi Rp 11.000 dan Rp 10.000 per kilogram. Sementara minyak goreng curah naik Rp 500 dari Rp 9.500 menjadi Rp 10.000 per kilogram. Gula merah dari Rp 12.000 menjadi Rp 13.000 per kilogram.

“Kenaikan harga beberapa komoditi ini diperkirakan karena momen memasuki persiapan Lebaran Idul Adha. Beberapa kenaikan harga terbilang wajar selain karena ada pengaruh musim kemarau dan meningkatnya permintaan pada saat menjelang Lebaran ini, tetapi yang membut kaget adalah cabai jablai yang mencapai Rp 120.000 per kilogram mengalahkan daging sapi,” ujar petugas pemantau pasar Disperindag Arisman saat mendata harga, kemarin.

Namun demikian, Arisman mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja menjelang lebaran haji kali ini. Kalaupun harga cabai jablai mencapai Rp 120.000, bisa disiasati dengan membeli cabai merah atau rawit biasa yang harganya lebih murah atau bisa dioplos dengan cabai kering.

“Tetap bijak dalam berbelanja sekalipun menghadapi Lebaran seperti sekarang. Kalau ada yang lebih murah dengan kualitas yang tidak kalah, akan lebih baik beli yang lain saja,” ujar Arisman. (fik)