Cari Batu di Irigasi, Malah Dapat 45 Puluru Jenis Revolver, Langsung Posting di Facebook

Aparat Desa Seherman dan Sariman menunjukkan lokasi ditemukannya amunisi berupa puluhan butir peluru di irigasi Desa Panguragan Wetan. Inset: peluru yang ditemukan Sariman. FOTO:CECEP NACEPI/RADAR CIREBON
Aparat Desa Seherman dan Sariman menunjukkan lokasi ditemukannya amunisi berupa puluhan butir peluru di irigasi Desa Panguragan Wetan. Inset: peluru yang ditemukan Sariman.FOTO:CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON–Geger. Amunisi berupa puluhan peluru ditemukan warga saat sedang mencari batu di irigasi Desa Panguragan Wetan, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Minggu malam (17/3) sekitar pukul 22.00 WIB. Peluru yang masi aktif itu terbungkus dalam kantong plastik warna hitam, dan terikat kencang.

Informasi yang dihimpun Radar Cirebon, puluhan butir peluru itu ditemukan kali pertama oleh Sariman (18) warga blok 4, Desa Panguragan Wetan. Saat itu Sariman hendak mencari batu di saluran irigasi untuk mengurug halaman rumahnya yang becek. Lokasi irigasi berada di depan bengkelnya.

Sariman sontak terkaget-kaget saat mengambil batu di saluran irigasi itu menemukan peluru yang terbungkus kantong plastik hitam. “Saya kira dalam kantong plastik warna hitam itu batu. Diikat kecang sekali. Karena penasaran saya buka. Eh, kok kayak peluru senjata api,” ujar Sariman (18) saat ditemui Radar Cirebon di bengkelnya.

Melihat yang dia pegang itu peluru, Sariman ketakutan. Dia tidak tahu apa yang harus diperbuat. Sehingga Sariman menghubungi temannya. Lalu memposting penemuannya itu di media sosial facebook. Tidak lama kemudian, anggota piket Koramil Arjawinangun mendatangi Sariman dan mengamankan puluhan peluru tersebut. “Setelah diposting di facebook, anggota TNI datang dan mengamankan peluru itu,” ujarnya.

Siang harinya, aparat Desa Panguragan Wetan, Suherman yang biasa disapa Buser mengetahui ada warganya menemukan peluru langsung mendatangi lokasi kejadian. Suherman berniat memastikan dari mana asal barang berbahaya tersebut. “Ternyata dari saluran irigasi yang lokasinya di bawah jembatan Abah Umar. Bisa jadi orang lewat melemparnya ke sana. Sekarang sudah diamankan oleh Koramil Arjawinangun,” terangnya.

Danramil Arjawinangun Kapten Edi Hartono yang dikonfirmasi Radar Cirebon membenarkan telah mengamankan peluru aktif yang ditemukan warga Panguragan. Katanya, atas petunjuk dari atasan, peluru tersebut kini diserahkan ke Kodim 0620 Kabupaten Cirebon.

“Betul, anggota piket kami semalam telah mengamankan 45 butir kaliber 7.62 dari senjata api berjenis revolver. Sekitar 44 butir proyektil timah dan 1 butir proyektil kuningan. Kalau dari bentuknya memang masih aktif. Namun, untuk memastikan expire atau tidak, kami masih harus menelitinya.  Barang sudah kita serahkan ke kodim untuk diamankan,” jelasnya. (cep)