Cirebon Sukses Jadi Kota Perdana Program Tecnoducation

ist-sharp
INTERAKTIF: Technoducation berlangsung interaktif dengan siswa-siswi di Cirebon, beberapa waktu lalu.FOTO: SHARP FOR RADAR CIREBON

CIREBON – Selaras dengan salah satu prinsip Corporate Social Responsibility (CSR) yang diusung PT Sharp Electronics Indonesia, yakni atensi dalam dunia pendidikan, Sharp Indonesia menggelar Technoducation-sebuah program pendidikan terbaru yang ditargetkan khusus bagi anak muda di tingkat SMK dan universitas. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari 28-30 Agustus. Dan Kota Cirebon sukses menjadi kota perdana berlangsungnya program Technoducation.

Senior PR & Brand Communications Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Pandu Setio menuturkan, teknologi merupakan ilmu terapan yang terus berubah mengikuti perkembangan zaman. Sharp Indonesia sebagai produsen elektronik yang banyak melakukan inovasi pada teknologinya, memiliki kewajiban untuk berbagi informasi perkembangan teknologi kepada anak muda Indonesia.

“Lewat Technoducation, Sharp membagikan pengetahuan mengenai perkembangan teknologi industri elektronik yang digunakan guna meningkatkan wawasan anak muda. Dan berharap akan muncul anak-anak muda Indonesia yang memiliki pemikiran maju untuk mengembangkan, bahkan menciptakan teknologi yang dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan pertamanya, Sharp Indonesia menyasar tiga instansi pendidikan sekaligus, tepatnya dua SMK dan satu universitas. Ketiganya adalah SMK PGRI 2 Palimanan (28 Agustus 2019), Universitas Islam Al-Ilhya (29 Agustus 2019), dan yang terakhir SMKN 1 Losarang Indramayu (30 Agustus 2019).

Program Technoducation dipaparkan langsung oleh tim Customer Satisfaction Sharp Indonesia dengan membawa beberapa materi belajar. Dua produk yang menjadi sorotan utama dalam program ini adalah Android TV serta AC IoT yang menawarkan banyak fitur dan teknologi terbaru.

“Di setiap lokasi, Sharp Indonesia sekaligus memperkenalkan dan memboyong serta Sharp Mobile Service Station (SMSS) yang merupakan bagian dari armada layanan purna jualnya,” tuturnya.

Pandu menambahkan, selain informasi mengenai produk dan teknologi, penting adanya untuk menjelaskan kunci kesuksesan yang dimiliki Sharp Indonesia agar terus berjaya sebagai produsen elektronik. “Pengetahuan soal produk dan teknologi saja rasanya tidak cukup.

Agar anak-anak juga dapat belajar lebih komprehensif mengenai industri elektronik. Kami juga ingin berbagi sedikit mengenai layanan purna jual yang menjadi andalan Sharp Indonesia. Apalagi, Sharp Indonesia merupakan produsen elektronik dengan layanan purna jual terluas,” jabarnya.

Program Technoducation pun mendapat sambutan positif baik dari siswa maupun pengajar setempat. Selain program tersebut, perhatian dalam dunia pendidikan masih akan terus digalakan dalam dua program lainnya seperti Sharp Mobile Learning Station (SMLS). Yakni endidikan lingkungan sejak dini untuk tingkat SD dan Sharp Class- program eksklusif selama 1,5-2 bulan lamanya untuk mencetak lulusan SMK siap kerja. (apr)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait