Dampingi Sunjaya, Imron Ajukan Pensiun Dini dari Kepala Kemenag 

Kepala Kemenag Kabupaten Cirebon Imron Rosidi mengajukan pensiun dini setelah mendapat rekomendasi dari PDIP untuk mendampingi Sunjaya Purwadisastra di Pilbup Cirebon. Foto: Deni Hamdani/Radar Cirebon

CIREBON- Drs H Imron Rosadi tak ingin lama-lama duduk  sebagai kepala Kemenag Kabupaten Cirebon. Dia segera mengajukan pensiun dini. Keputusan itu diambil setelah ditetapkan oleh DPP PDIP sebagai calon wakil bupati mendampingi petahana DR H Sunjaya Purwadisastra MM MSi.

Kepada Radar, Imron membenarkan dia mendapatkan rekomendasi DPP PDIP untuk mendampingi Sunjaya. Dia juga mengakui rekomendasi itu belum resmi diumumkan oleh PDIP. “Saya serahkan semua mekanismenya kepada DPC (DPC PDIP Kabupaten Cirebon, red). Nanti DPC yang mengumumkan,” ujarnya, kemarin .

Karena menjadi cawabup mendampingi Sunjaya, Imron berencana pensiun dini awal tahun 2018. “Besok (hari ini, red) saya suruh bagian kepegawaian ke Bandung untuk menanyakan dan konsultasi agar saya mundur sebagai kepala Kemenag. Rencana awal tahun saya akan langsung pensiun dini,” tutur Imron.

Sementara itu, bocornya rekomendasi DPP PDIP untuk Sunjaya-Imron disayangkan oleh pengurus DPD PDIP Jawa Barat, Selly Andryani Gantina. Dia mengatakan pengumuman SK rekomendasi harus dilakukan oleh DPC PDIP Kabupaten Cirebon.

“Ada oknum yang mencoba membuat kekisruhan. Saya selaku wakil bupati dan DPD Jawa Barat menyayangkan sekali. SK ini sifatnya sakral dari DPP. Yang menyebarkan ini menganggap SK sebagai mainan,” sesal Selly.

Dia mengakui SK yang kadung tersebar itu asli. Maka, sambung dia, oknum penyebar SK harus diberi sanksi tegas. “Harus ada punishment. Bagi saya harga mati rekomendasi DPP harus kita pertahankan, harus kita hargai. Karena ini bukan proses yang mudah untuk mengeluarkan SK tersebut. Prosesnya tidak mudah, eh disebarkan secara luas sebelum pengumuman di DPC,” terang Selly.

Sementara Sunjaya Purwadisastra enggan berkomentar terkait beredarnya SK rekomendasi yang jatuh kepada dirinya. “Saya nggak mau komentar. Silakan tanya Ibu Selly selaku pengurus DPD PDIP Jawa Barat,” kata Sunjaya singkat. (den)