Dana Parpol Segera Cair, dari APBD Pengurus Dapat Rp1.500 per Suara Sah

KOMUNIKASI: Bupati Majalengka, Karna Sobahi berdialog dengan para pimpinan partai, Jumat (14/6). FOTO: ANWAR BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA
KOMUNIKASI: Bupati Majalengka, Karna Sobahi berdialog dengan para pimpinan partai, Jumat (14/6).FOTO: ANWAR BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA- Partai politik akan mendapatkan dana segar dari pemerintah. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, Akbar Suarya Harto SPd saat menghadiri acara silaturahmi dengan pimpinan partai yang memiliki keterwakilan Legislatif di Pendopo Gedung Negara Kabupaten Majalengka, Jumat (14/6)

“Pemberian dana tersebut diberikan sesuai Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Operasional Partai,” ungkapnya.

Ia mengatakan, anggaran yang diberikan kepada pengurus partai yang memiliki keterwakilan di legislatif mencapai Rp900 juta. Namun masing-masing pengurus mendapat anggaran yang berbeda sesuai dengan suara yang diraih.

“Dana tersebut bersumber dari APBD. Pembagiannya Rp1.500 per suara sah dan akan dicairkan pada Agustus. Maka dari itu saya berharap bulan ini para pengurus partai bisa menyelesaikan proposal pengajuannya,” ungkapnya.
Dana tersebut dipergunakan untuk keperluan pengkaderan dan kesekretariatan.

Dengan komposisi 60 persen untuk pembinaan dna kader, kemudian sisanya untuk secretariat.
Sementara itu Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd menyampaikan dana tersebut akan diberikan untuk dua tahapan.

Yakni untuk Januari  sampai dengan Agustus dan September sampai dengan Desember 2019.
“Untuk nilainya yang sebelumnya hanya Rp1.300 per suara. Karena ada Kepres baru, jumlahnya disamaratakan dengan daerah-daerah lain yang ada di Indonesia.

Yakni mencapai Rp1.500 per suara sah berdasarkan perolehan suara dari hasil Pemilihan Legislatif (pileg),” jelasnya.
Dirinya menjelaskan Kabupaten Majalengka adalah salah satu kabupaten tercepat yang akan melaksanakan pelantikan legislatif. Yakni pada tanggal 5 Agustus 2019 mendatang.

“Makanya saya juga sekarang harus menandatangani usulan pemberhentian anggota legislatif periode 2014-2019 dan rencananya pelatikan calon legislatif baru akan dilaksanakan pada 5 Agustus 2019,” jelasnya.

Sebagai bupati, Karna berharap silaturahmi yang terjalin dengan pimpinan partai bisa berkelanjutan. Ia juga ingin digelar pertemuan rutin dengan pimpinan partai setiap 3 bulan sekali.

“Demi mewujudkan Majalengka yang Religius, Adil, Harmonis, dan Sejahtera, pemerintah daerah akan membuka seluas-luasnya komunikasi bagi para pengurus partai,” pungkasnya.(Bae)