Desa Silihwangi Jadi Desa Binaan Program P2WKSS

JADI LOKASI P2WKSS: Kepala Desa Silihwangi, Dea Ardiwan didampingi istri dalam verifikasi program P2WKSS oleh tim Jawa Barat belum lama ini. FOTO: BUDHI HARYANTO/RADAR MAJALENGKA
JADI LOKASI P2WKSS: Kepala Desa Silihwangi, Dea Ardiwan didampingi istri dalam verifikasi program P2WKSS oleh tim Jawa Barat belum lama ini.FOTO: BUDHI HARYANTO/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA-Desa Silihwangi, Kecamatan Bantarujeg Kabupaten Majalengka menjadi desa binaan program terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) Tahun 2019.

Desa tersebut terpilih setelah melalui beberapa proses verifikasi yang dilakukan tim Kabupaten Majalengka dan Provinsi Jawa Barat.

Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd menjelaskan Desa Silihwangi Kecamatan Bantarujeg dipilih karena kondisi obyektif yang ada.

Disebutkan desa Silihwangi perlu mendapat pelayanan yang maksimal dalam hal pemberdayaan perempuan. Apalagi jumlah warga perempuan di desa ini lebih banyak dari lelaki.

“Tujuan dari program terpadu P2WKSS adalah untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan. Sehingga para kaum perempuan baik dalam segi kesehatan, pendidikan hingga daya beli masyarakat bisa meningkat,” jelasnya.

Sementara Kepala Desa Silihwangi, Dea Ardiwan menuturkan, atas nama masyarakat, Pemerintah Desa Silihwangi menyampaikan ucapan terima kasih karena diberikan kepercayaan oleh pemerintah daerahuntuk menjadi lokasi pelaksanaan program terpadu P2WKSS tahun 2019.

Ia mengatakan, masyarakat desa, sangat menyambut baik hal tersebut. “Program terpadu P2WKSS di Desa Silihwangi tentunya akan banyak memberi manfaat bagi kehidupan masyarakat desa.

Desa kami akan mendapat pembinaan dan dukungan untuk pembangunan fisik yang dapat menunjang terhadap kesejahteraan masyarakat kami,” jelasnya.

Program ini, kata dia, diharapkan bisa meningkatkan peranan kaum perempuan di masyarakat.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Majalengka khususnya OPD terkait bisa mendukung setiap kegiatan. Sehingga diharapkan program ini berhasil mengembangkan dan membina 100 KK pra KS ini,” jelasnya.(iim/adv)