Dewan Kabupaten Cirebon Kecolongan, Hanya 7 PKBM yang Laksanakan UNBK Mandiri

ILUSTRASI

CIREBON-Hanya ada 7 PKBM yang melaksanakan UNBK secara mandiri. Temuan itu membuat anggota DPRD Kabupaten Cirebon kecolongan, karena dalam setiap rapat, dengan komisi 4, Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon tidak pernah mengungkapkan PKBM yang melaksanakan UNBK secara mandiri.

Anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Cirebon, Rasida Edi Priyatna mengatakan pihaknya sama sekali tidak mengetahui jika hanya 7 PKBM yang melaksanakan UNBK secara mandiri. “Kita sama sekali nggak tahu jika memang hanya ada 7 PKBM yang bisa laksanakan UNBK mandiri,” ujarnya.

Menurut Rasida, pihaknya merasa dibohongi Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. Karena setiap rapat persiapan UNBK paket C, Disdik hanya menjawab UNBK paket C siap dilaksanakan UNBK dan tidak ada masalah.

“Padahal saya tanyakan secara detail terkait kesiapan PKBM juga bagaimana, itu sama sekali tidak dijawab oleh Disdik, hanya bilang siap saja,” tuturnya.

Selain itu, Rasida menilai Disdik tidak terbuka mengenai keberadaan PKBM. “Kita minta Disdik fasilitasi kami kunjungan ke PKBM, dibawanya ke sekolah formal lagi. Padahal kami ingin sekali kunjungi PKBM.

Kalau kami sendiri tanpa Disdik, jujur kami tidak tahu alamatnya. Kami minta kunjungi lagi dibawanya ke sekolah formal lagi. Ini ada apa Disdik nggak mau terbuka tentang kondisi PKBM yang ada?” ungkapnya.

Keberadaan PKBM menurut Rasida sangat penting untuk bisa meningkatkan pendidikan warga Kabupaten Cirebon. Disdik, dikatakan Rasida harus tegas menindak dan PKBM yang tidak memenuhi prosedur.

“Selama inikan kami tidak tahu PKBM itu yang mana saja. kita minta Disdik untuk bersikap tegas. Keberadaan PKBM harus sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada. Misalkan ada PKBM tidak sesuai aturan, Disdik harus berani stop izinnya, jangan takut,”ujarnya.

Diberikan sebelumnya, karena terkendala fasilitas seperti komputer dan lainnya, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) kesulitan melaksanakan UNBK secara mandiri. Terbukti hanya 7 PKBM dari total 70 PKBM yang sanggup melaksanakan UNBK mandiri. Sedangkan 63 PKBM lainnya terpaksa menumpang UNBK di berbagai sekolah.

Ada sekitar 17 sekolah formal yang meminjamkan fasilitas komputer dan tempatnya untuk dijadikan tempat pelaksanaan UNBK bagi 63 PKBM.

Pelaksanaan UNBK untuk paket C dilaksanakan sejak 12 hingga 16 April 2019. Sedangkan paket B dilaksanakan sejak 12 Mei hingga 21 Mei 2019.

Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Disdik Kabupaten Cirebon, Sudiharjo, mengatakan 63 PKBM tidak mampu melaksanakan UNBK secara mandiri dikarenakan memang keterbatasan fasilitas.

“Karena memang fasilitasnya terbatas, baik komputernya ataupun lainnya. Sehingga mau nggak mau 63 PKBM ini harus menumpang UNBK di sekolah formal,” tuturnya. (den)