Di TPS Azis Jokowi Kalah, di TPS Eti Menang Banyak

HAK PILIH: Walikota Cirebon Nashrudin Azis memasukan surat suara usai mencoblos di TPS 21 Ciremai Giri, Rabu (17/4). FOTO: AGUS RAHMAT/RADAR CIREBON

CIREBON – Sejak pagi hari hingga siang kemarin, 192 juta lebih rakyat Indonesia yang memiliki hak suara melakukan pemungutan suara. ┬áBegitu juga di Kota Cirebon, sebanyak 238.003 pemilih yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) menunaikan hak suaranya dalam pemilu 2019 ini.

Tak terkecuali Walikota Cirebon Drs H Nashrudin Azis SH beserta istrinya Ginawati. Juga Wakil Walikota Dra Hj Eti Herawati.

Azis menggunakan hak pilihnya sekitar pukul 09.30 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 61 Ciremai Giri Kecamatan Harjamukti.

Setelah mencoblos, Azis mengungkapkan antusias dan partisipasi warga sekitar TPS 61 sangat tinggi dalam pesta demokrasi tahun ini. Demikian pula, dirinya mengharapkan warga Kota Cirebon yang memiliki hak suara untuk mempergunakan sebaik-baiknya.

“Kita telah berpartisipasi bersama dalam menentukan arah pembangunan ke depan,” ujar Azis, kepada Radar Cirebon, Rabu (17/4).

OPTIMIS: Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati usai menggunakan hak suaranya di TPS 17 Kejaksan. FOTO: AGUS RAHMAT/RADAR CIREBON
OPTIMIS: Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati usai menggunakan hak suaranya di TPS 17 Kejaksan.
FOTO: AGUS RAHMAT/RADAR CIREBON

Pemilu ini, lanjutnya, memilih DPD, wakil rakyat di DPR mulai dari kota, provinsi hingga pusat, dan tentunya presiden dan wakil presiden. Siapapun yang terpilih nanti, merupakan pilihan terbaik dari rakyat. Akan mengemban amanah untuk membangun dan mensejahterakan rakyat.

“Saya mendapatkan laporan dari KPU, Bawaslu dan TNI-POLRI, bahwa sampai saat ini kondisi Kota Cirebon kondusif, pelaksanaannya berjalan dengan baik, lancar, aman dan tertib. Ini berkat sinergi semua jajaran untuk mensukseskan pemilu 2019 ini,” katanya.

Azis juga mengapresiasi kerja KPU yang telah melayani warga di TPS. Hampir semua TPS dibuat dan dihias sebagus mungkin, tujuannya agar warga menjadi tertarik dan antusias.

Dirinya sedikit memberikan masukan kepada pemerintah pusat ataupun KPU, terkait bilik suara yang kecil dan sempit. Sedangkan jumlah surat suara lebih banyak dan berukuran besar.

Dirasakannya kurang leluasa untuk membuka surat suara. “Setelah membuka surat suara dan mencoblosnya, saya kesulitan mlengkangmlengkungnya (melipat-lipatnya),” ucapnya berseloroh.

Di tempat terpisah, Wakil Walikota Cirebon Drs Hj Eti Herawati setelah mencoblos di TPS 17 Cangkring Kelurahan Kejaksan. Ia pun mengapresiasi antusiasme warga untuk ikut pemilu ditandai dengan sepinya jalani Kota Cirebon pada pagi hari.

Konsentrasi massa ada di tiap-tiap TPS, sehingga dirinya yakin partisipasi pemilih bisa tembus 75 persen.

Dengan lebih banyak masyarakat yang datang ke TPS, dia yakin tingkat partisipasi semakin baik, indeks demokrasi dan pemahaman politik masyarakat juga semakin baik.

Eti mengharapkan tidak ada warga yang tidak menyalurkan hak pilihnya alias golput dalam Pemilu Serentak 2019 ini.

Ia mengharapkan pelaksanaan Pemilu 2019 di Kota Cirebon dapat berjalan dengan baik, kondusif, tenang dan damai. ” Pileg 5 tahun yang lalu angka partisipasi 62 persen, pilwalkot tahun lalu 72 persen.

Nah tidak berlebihan kiranya kami menargetkan pemilu ini naik jadi 75 persen,” tukasnya.

Sementara itu, dari hasil penghitungan suara di TPS tempat walikota mencoblos Calon Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo-KH Maruf Amin hanya mendapat 85 suara.

Berbanding Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno dengan 100 suara.

Sedangkan di TPS 17 Kejaksan tempat wakil walikota mencoblos, Joko Widodo-KH Maruf Amin unggul dengan 126 suara. Berbanding 108 yang diperoleh Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno. (gus)