Dikira Bawa Miras, Ternyata Truk Muat Buah Anggur

Petugas memeriksa truk yang diduga mengangkut miras. Namun, setelah diperiksa kendaraan tersebut mengangkut buah anggur. FOTO:KOMARUDIN KURDI/RADAR INDRAMAYU
Petugas memeriksa truk yang diduga mengangkut miras. Namun, setelah diperiksa kendaraan tersebut mengangkut buah anggur.FOTO:KOMARUDIN KURDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU– Petugas Polisi Lalu lintas Polres Indramayu, mencegat dan memberhentikan sebuah truk Fuso yang dicurigai membawa minuman keras (miras) di jalan Pantura Kandanghaur, Jumat (6/9) sore. Namun, saat digeledah truk tersebut ternyata mengangkut buah-buahan.

Sebelumnya petugas mendapatkan informasi dari seorang pengendara sepeda motor, karena curiga mobil truk tersebut membawa miras. Adanya informasi itu, petugas langsung bergerak dan melakukan pengejaran.

Kapolres Indramayu AKBP H M Yoris MY Marzuki SIK, melalui Kasatlantas AKP Akhmat Troy Aprio mengatakan, pengendara motor tersebut mencium aroma tidak sedap seperti bau alkohol. Curiga mobil truk membawa miras, kemudian melaporkannya ke petugas polantas yang ditemuinya saat berpatroli. “Adanya informasi itu, petugas langsung melakukan pengejaran. Anggota kami juga memberitahukan informasi itu melalui radio maupun whatsapp,” ujarnya.

Truk nopol DK 9511 UE tersebut, kata Troy, akhirnya berhasil dicegat dan diberhentikan di wilayah Parean, tepatnya di depan SMAN Kandanghaur. Petugas kemudian memeriksa isi muatan yang diangkut truk tersebut.

“Setelah diperiksa, truk itu membawa muatan buah anggur. Petugas juga memeriksa kelengkapan surat kendaraan. Mengetahui yang dibawa hanya buah-buahan dan surat kendaraannya lengkap, petugas mempersilakan untuk melanjutkan perjalanan,” kata mantan Kasatlantas Polres Cirebon Kabupaten itu.

Troy, mengatakan, meskipun muatan yang dibawa truk itu bukan miras, namun pihaknya mengapresiasi pengendara motor tersebut. Menurutnya, adanya laporan itu ikut membantu tugas kepolisian dan turut serta menciptakan kamtibmas.

“Informasi tersebut merupakan bagian dari upaya preventif. Buah anggur yang diangkut truk itu dikirim dari Bali mau dibawa ke Jakarta. Karena perjalanananya telat satu hari akibat kendaraan tersebut sempat mogok di Jawa Tengah, membuat di antara dari buah anggur itu menjadi rusak. Sehingga baunya seperti tuak,” terangnya. (kom)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait