oleh

Dipancing, Pelaku Perkosaan Ditangkap

CIREBON-Pelaku pelecehan seksual yang tega meysekap anak di bawah umur selama dua hari dibekuk polisi. Pria berinisial FD (24) warga Kecamatan Panguragan diamankan setelah dipancing bertemu dengan korbannya di Jalan Desa Kroya-Lematambah, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon.

Aparat desa setempat Suhardi yang biasa disapa Gondrong membenarkan penangkapan pelaku cabul oleh Polres Cirebon Kabupaten (Cikab). Kasus yang sudah dilaporkan dari tanggal 10 April 2019, akhirnya pelaku berhasil diamankan pada Jumat (9/8).  “Saat itu saya baru pulang dari Sumber. Sampai rumah sudah ramai ada penangkapan sekitar pukul 14.00 di Jalan Desa Kroya. Ternyata FD,” ucapnya kepada Radar Cirebon.

Gondrong menjelaskan, penangkapan FD atas kerja sama polisi dengan korban, yang berhasil mendatangkan tersangka. “Katanya penangkapan itu dengan cara dipancing ketemuan dengan korban di jalan, kemudian diserahkan ke polisi,” ucapnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Radar Cirebon, Kasubag Humas Polres Cirebon Kabupaten Iptu Muhyidin membenarkan penangkapan terhadap pelaku cabul, atas nama FD yang merupakan warga Kecamatan Panguragan.

Diberitakan sebelumnya, kasus pelecehan seksual berawal dari korban yang berinisial KS (13) saat itu dijemput oleh rekannya Hendra, pada Minggu (7/4) sekitar pukul 18.30, untuk diajak jalan-jalan. Mereka pun kemudian berkumpul di rumah Hendra ramai-ramai.  Tiba-tiba, pelaku yang berinisial FD datang dan marah-marah tanpa alasan yang jelas.

KS merasa ketakutan dengan raut wajah pelaku yang membentak dirinya, sehingga langsung masuk salah satu kamar dan menguncinya. Rupanya, melihat tingkah korban yang mengelak darinya, pelaku semakin marah dan mencoba mendobrak pintu kamar. Hendra pemilik rumah sempat menghentikan. Namun, apalah daya, pelaku yang membawa sajam membuat mereka merasa takut.

Pelaku mendobrak pintu kamar, dan bawa sajam berjenis pedang mengancam korban untuk melayani nafsu bejatnya. Korban sempat mau brontak dan lari. Tapi, pelaku dengan kekuatannya menarik badan korban hingga bagian punggung korban masi lecet hingga sekarang, Kemudian pelaku memukul korban hingga pingsan.

Teman korban hanya bisa melihat perlakuan keji itu dan ketakutan, lantaran pelaku sudah mengancam semua orang dengan senjata tajam. Setelah merasa puas menikmati tubuh gadis belia itu, pelaku mengurung korban di kamar tersebut agar bisa melayani nafsu bejat pelaku setiap saat.  Sampai dua hari, korban disekap dan disuruh melayani pelaku sampai 4 kali di kamar itu.

Tidak hentinya korban pun menangis. Salah satu temannya yang mengetahui kondisi korban nekat menjemput korban dari sekapan FD, yang kemudian diantarkan ke rumah korban. Saat diantar ke rumahnya, Selasa malam (9/4) korban trauma, nangis terus dengan kondisi uring-uringan. Korban cerita kalau dirinya telah diperkosa dan ditodong pakai sajam serta disekap.

Keluarga korban yang mendengar cerita itu menjadi geram, langsung saat itu juga mendatangi aparat desa setempat untuk melaporkan kejadian tersebut. Rabu (10/4) dengan ditemani aparat desa keluarga korban langsung melaporkan ke unit PPA Polres Cirebon Kabupaten. (cep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed