Disangka Korban Hipnotis, Gadis Cantik Asal Desa Girinata Viral di Facebook

Begini kondisi Soca Dwi Rahayu (13) asal Blok 3, Desa Girinata, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon yang sempat viral di media sosial. FOTO: IST/RADAR CIREBON
Begini kondisi Soca Dwi Rahayu (13) asal Blok 3, Desa Girinata, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon yang sempat viral di media sosial.FOTO: IST/RADAR CIREBON

CIREBON–Foto gadis cantik berusia 13 tahun dengan kondisi lemas dan tidak bisa dimintai keterangan sempat viral di media sosial facebook. Semula disangka sebagai korban hipnotis. Ternyata, gadis imut itu bernama Soca Dwi Rahayu (13) asal Blok 3, Desa Girinata, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Diungkapkan  oleh Mandor Desa Girinata, Kasmita (50), pada Rabu malam (16/1) itu pihaknya kaget dengan postingan di media sosial facebook yang menyatakan Soca sebagai korban hipnotis. Postingan itu viral dan mengundang pihak kepolisian untuk memastikan kebenarannya ke rumah Soca.

“Ada dari polsek dan polres ke sini. Saya pastikan Soca bukan korban hipnotis, karena semua barang maupun handphone masih ada. Soca saat ditemukan dalam keadaan lemas dan tidak bisa bicara. Yang menemukan Soca di Blok Lengkong juga tidak kenal Soca. Tidak tahu Soca punya saudara di Lengkong,” terang Mandor.

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kabupaten AKP Kartono Gumilar yang mengetahui informasi tersebut juga mengaku sudah mengecek keberadaan korban. “Korban sudah dijemput oleh keluarganya,” katanya.

Informasi yang dihimpun Radar Cirebon, peristiwa itu berawal dari Soca yang sedang kesal dengan orang tuanya lantaran tidak boleh pacaran. Sehingga nekat berangkat ke Kota Cirebon sendiri. Tujuannya refresing untuk menghilangkan kekesalannya itu.

“Rabu pagi (16/1) Soca ke pangkalan ojek. Saya kira mau diantar ke SMPN 2 Palimanan. Tapi, sampai Palimanan Soca minta diantar ke Kota Cirebon. Malah bablas sampai di wilayah Pasar Mundu,” kata Masna, ketua RT setempat.

Rupanya, di wilayah Mundu korban tanpa arah sampai sore hari. Hingga kemudian pulang menggunakan angkot menuju Sumber.  Sampai di wilayah Sumber, Soca lalu naik ojek dan berhenti di Pasar Kramat. Namun, waktu yang menunjukkan pukul 18.00 WIB membuat Soca takut pulang ke rumahnya. Khawatir dimarah orang tuanya.

“Karena takut dimarahin orang tuanya pulang sore, Soca pulang ke rumah saudara ayahnya di Blok Lengkong, Desa Cikalahang dengan berjalan kaki. Akibatnya kecapean sampai lemas dan tidak bisa bicara. Saat itulah Soca ditemukan warga dan disangka korban hipnotis karena tidak bisa diajak bicara,” imbuh Kasmita, Mandor Desa Girinata. (cep)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait