Disbudpar Majalengka Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Lebaran

Jajaran Disbudpar Kabupaten Majalengka bersama YLBK, Dinkes, Satpol PP, Polres serta Dishub dan pengelola tempat wisata melakukan rapat koordinasi persiapan libur lebaran. FOTO:ONO CAHYONO/RADAR MAJALENGKA
Jajaran Disbudpar Kabupaten Majalengka bersama YLBK, Dinkes, Satpol PP, Polres serta Dishub dan pengelola tempat wisata melakukan rapat koordinasi persiapan libur lebaran.FOTO:ONO CAHYONO/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Majalengka melakukan upaya evaluasi objek wisata saat memasuki libur lebaran.

Kepala Disbudpar H Gatot Sulaeman AP MSi menyebutkan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan para pengelola tempat wisata yang berpotensi ramaim, YLBK, Dishub, TNGC, Satpol PP, dan Dinkes.

“Rapat yang kami lakukan sejak Selasa (21/5) lalu sebagai antisipasi sekaligus evaluasi tahun sebelumnya. Kegiatan ini merupakan agenda rutin sejak beberapa tahun ang lalu untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan, agar pengunjung aman, nyaman,” ujarnya.

Dia menegaskan, para pengelola objek wisata agar memastikan tidak ada pungli di tempat wisata. Pengelola wajib mengutamakan keselamatan pengunjung. Terkait antisipasi kepadatan lalu lintas, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dishub dan tim operasi ketupat Lodaya Polres Majalengka.

“Kami imbau agar pengelola lebih pro aktif. Kami juga sudah menyampaikan surat terkait hal-hal yang perlu disiapkan. Sehingga bila ada tindakan darurat bisa lebih mudah,” imbuhnya.

Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kabupaten Majalengka ini menegaskan, pada momentum Idul Fitri, pengelola wisata lebih siap mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Mengenai adanya korban, insiden yang terjadi tahun lalu bukan masuk libur panjang Idul Fitri, melainkan libur akhir pekan. Namun hal dijadikan pelajaran untuk mengantisipasi dan menekan serta meminimalisasi terjadinya korban. (ono)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait