Distan Minta Petani Stop Tanam Padi, 1.725 Hektar Lahan Kekeringan dan 231,5 Ha Sawah Gagal Panen

ilustrasi-kekeringan
ilustrasi-kekeringan

 CIREBON – Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon meminta para petani untuk menghentikan menanam padi. Imbauan itu, untuk meminimalisasi jumlah sawah yang mengalami gagal panen atau fuso.

Karena sudah ada 1.725 hektar sawah yang mengalami kekeringan, dan di antaranya 231,5 hektar sawah gagal panen.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr H Ali Effendi MM kepada Radar Cirebon, mengungkapkan, persawahan yang mengalami gagal panen merupakan lahan yang tidak memiliki sumber air atau aliran air. Karena hanya mengandalkan air saat musim hujan. “Kebanyakan itu sawah tadah hujan atau tidak memiliki sumber air,” ujarnya.

Mayoritas area persawahan yang mengalami kekeringan dan gagal panen ada di Wilayah Timur Cirebon. Kecamatan yang paling banyak mengalami gagal panen adalah Kecamatan Greged sebanyak 85 hektar, dan Kecamatan Karangwareng sekitar 65 hektar. Adapun mayoritas tanaman yang mengalami gagal panen adalah tanaman padi.

“Semuanya yang mengalami gagal panen itu adalah tanaman padi. Karena tanaman padi itu memerlukan air yang cukup banyak. Sehingga, tidak cocok bila ditanam saat musim kemarau,” ungkapnya.

Pihaknya meminta agar para petani berhenti menanam padi selama musim kemarau, untuk menekan angka gagal panen di Kabupaten Cirebon. Sebagai gantinya, tanamlah tanaman seperti palawija. Namun bagi yang sudah telanjur menanam padi, supaya irit menggunakan air.

Terpisah, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon H Eman Sulaeman mengatakan, musim kemarau saat ini, lebih parah ketimbang kemarau pada tahun sebelumnya.

Dia memprediksi musim kemarau di Kabupaten Cirebon masih sangat lama. Kalau info dari BMKG, mulai hujan sekitar bulan November. Jadi, masih empat hingga tiga bulan musim kemarau ini.

Eman mengungkapkan, rata-rata daerah di Kabupaten Cirebon sudah lama tidak mengalami hujan. “Rata-rata daerah di kita sudah tidak hujan sangat lama. Kalau dirata-ratakan ada sekitar 100 Hari Tanpa Hujan (HTH),” pungkasnya. (den)

 

 

Berita Terkait