Dorong Isu Iklim Jadi Prioritas Pertimbangan Perencanaan Pembangunan Daerah

SAVE-EARTH
Sejumlah pemuda Kota Cirebon yang tergabung dalam Climate Rangers Cirebon, Forun OSIS Kota Cirebon dan Sispala, relawan Dompet Dhuafa Cirebon, serta pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, melakukan aksi Cirebon Ber-Jeda Untuk Iklim dengan bersih-bersih sampah di Pelabuhan Cirebon, Sabtu (21/9). Foto: Ade Gustiana/Radar Cirebon

CIREBON – Sejumlah pemuda Kota Cirebon yang tergabung dalam Climate Rangers Cirebon menyelenggarakan aksi dengan tagar Cirebon Ber-Jeda Untuk Iklim, Sabtu (21/9). Dalam aksinya, Climate Rangers Cirebon menggandeng remaja yang dinaungi Forun OSIS Kota Cirebon dan Forum Sispala.

Aksi tagar Cirebon Ber-Jeda Untuk Iklim dimulai dengan diskusi isu perubahan iklim dan sejarah Global Climate Strike pada Jumat (20/9). Kemudian dilanjutkan aksi turun ke jalan di seputaran BAT pada Sabtu (21/9) bersamaan dengan agenda World Clean Up Day.

Setelah longmarch di seputar wilayah BAT, aksi dilanjutkan dengan melakukan pembersihan pelabuhan bersama relawan Dompet Dhuafa Cirebon dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon.

Kapten Climate Rangers Cirebon, Jatnika, mengungkapkan alasan Cirebon perlu hadir menyuarakan isu iklim. Menurutnya, perubahan iklim merupakan keniscayaan. Sehingga dibutuhkan semua orang untuk peduli dengan isu iklim lebih baik di masa mendatang.

“Untuk mengubah bumi menjadi lebih baik, kita butuh semua orang. We need everyone. Seperti halnya setiap orang butuh bumi yang layak untuk ditinggali,” kata Jatnika.

Melalui aksi tagar Cirebon Ber-Jeda Untuk Iklim, diharapkan masyarakat Cirebon tidak tabu lagi dengan isu perubahan iklim. Selain itu, mendorong stakeholder untuk dapat menjadikan isu iklim sebagai bagian dari prioritas pertimbangan dalam perencanaan pembangunan daerah.

Untuk diketahui, aksi tagar Cirebon Ber-Jeda Untuk Iklim merupakan bagian dari agenda kampanye iklim terbesar sepanjang sejarah bertajuk Global Climate Strike. Aksi serupa diselenggarakan jutaan orang di seluruh dunia dari tanggal 20-27 September 2019.

Cirebon dengan semangat puser ing Bumi, tentu tidak ketinggalan dalam agenda global ini. Melalui kampanye massal ini diharapkan seluruh elemen masyarakat dunia lebih terbuka pandanganya untuk peduli pada isu iklim. (rls/hsn)

Berita Terkait