DPRD-KPU Jabar Pantau Kesiapan Pemilu

TINJAU KESIAPAN: Ketua DPRD Provinsi Jabar, Ineu Purwadewi Sundari dan Ketua KPU Provinsi Jabar, Rifqi Ali Mubarok, menyambangi KPU Kabupaten Majalengka memantau langsung kesiapan penyelenggaraan pemilu di Majalengka, (13/3). FOTO: ANDI AZIS MUHTAROM/RADAR MAJALENGKA
TINJAU KESIAPAN: Ketua DPRD Provinsi Jabar, Ineu Purwadewi Sundari dan Ketua KPU Provinsi Jabar, Rifqi Ali Mubarok, menyambangi KPU Kabupaten Majalengka memantau langsung kesiapan penyelenggaraan pemilu di Majalengka, (13/3).FOTO: ANDI AZIS MUHTAROM/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA–Ketua DPRD Provinsi Jawa barat bersama Ketua KPU Jawa barat memantau kesiapan menjelang pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) di Kabupaten Majalengka, Rabu (13/3).

Sejumlah kesiapan yang dipantau adalah proses penyediaan logistik pemilu sebelum nanti distribusikan ke Kecamatan.

Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari menjelaskan, pemantauan ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan dengan KPU Provinsi Jawa Barat mengenai kondisi terkini kesiapan Pemilu di daerah.

Untuk memastikan lebih lanjut, pihaknya mengecek ke sejumlah Kabupaten/Kota di Jawa Barat termasuk Majalengka. Di Majalengka, pihaknya melihat langsung proses penyortiran dan pelipatan surat suara.

“Kami di DPRD Jabar tentu punya tanggung jawab moril guna memastikan proses penyelenggaraan pemilu ini berjalan baik. Kunjungan ke daerah ini merupakan tindak lanjut karena tahap pemilu sebentar lagi dan harus dimatangkan,” ujarnya.

Ketua KPU Jabar Rifqi Ali Mubarok menambahkan, beberapa persoalan yang dihadapi penyelenggara di daerah adalah penyediaan lokasi gudang atau tempat penyimpanan sementara logistik.

Untuk tingkat Kabupaten/Kota mungkin sudah tidak ada  masalah karena disediakan anggaran sewa gudang dan tempat penyimpanan.

Namun, kendala hadir ketika logistik telah dikirim ke kecamatan. Rata-rata kecamatan tidak memiliki aula atau gedung yang cukup luas. Sementara, logistik yang dikirim jumlahnya cukup banyak.

“Nah ketika dikirim ke kecamatan, ini yang sedang kita pikirkan solusinya. Karena tidak semua kecamatan punya aula yang luas,” sebutnya.

Sehingga, pihaknya meminta kepada jajaran PPK untuk terus menjalin kerjasama kepada Muspika di masing-masing kecamatan. (azs)

Berita Terkait