DPUPR Nilai Progres Alun-alun Kejaksan Sesuai Rencana

Truk pengangkut tanah disiapkan di lokasi Alun-alun Kejaksan untuk membawa material galian dalam proses pembuatan fondasi. FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON
Truk pengangkut tanah disiapkan di lokasi Alun-alun Kejaksan untuk membawa material galian dalam proses pembuatan fondasi.FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON – Sudah dua minggu PT Inti Cipta Sejati sebagai pelaksana, menggarap proyek revitalisasi Alun-alun Kejaksan. Untuk diketahui dalam lelang yang dimenangkannya, kontrak kerja pengerjaan fisik mulai dari 31 Juli 2019 dan berakhir pada 27 Desember 2019.

Plt Kadis PUPR Kota Cirebon Irawan Wahyono menyampaikan, dari laporan yang diterimanya pekerjaan kontraktor sudah sesuai dengan perencanaan. Saat ini pekerjaan difokuskan untuk membangun bagian basemen.

“Dari staf kami yang ikut mengawasi dan didukung oleh laporan manajemen konstruksi (MK), kontraktor sampai saat ini sudah mengerjakan kontruksi untuk pembangunan basemen,” ungkapnya kepada Radar Cirebon, seusai menghadiri pelantikan penjabat sekda di Balaikota Cirebon, Rabu (14/8).

Dia menuturkan, sejumlah titik alun-alun dalam proses penggalian. Ini dilakukan untuk membuat kontruksi pondasi dan bagian dari pengerjaan basemen. Basemen ini dibangun sebagai tempat parkir yang mampu menampung sekitar 150 kendaraan.

Terkait kendala yang dihadapi, Irawan mengaku belum ada. Sampai sekarang bila ada permasalahan masih bisa ditanggulangi di lapangan. Artinya, DPUPR belum perlu untuk turun tangan.

“Kami juga meminta maaf atas gangguan dan efek dari pelaksanaan proyek ini. Saya sudah menekankan pada kontraktor untuk meminimalisir dampak selama proyek ini berlangsung,” tukasnya. (gus)