Dua Malam, 2 Tewas di Jalur KA, Kondisi Tubuh Hancur

Polisi mengumpulkan beberapa bagian tubuh korban yang hancur dan berserakan di lokasi kejadian di jalur kereta api Desa Luwung, Mundu, Jumat (13/9). FOTO:POLSEK MUNDU FOR RADAR CIREBON
Polisi mengumpulkan beberapa bagian tubuh korban yang hancur dan berserakan di lokasi kejadian di jalur kereta api Desa Luwung, Mundu, Jumat (13/9).FOTO:POLSEK MUNDU FOR RADAR CIREBON

CIREBON-Dua nyawa warga Cirebon berakhir tragis di jalur kereta api (KA). Keduanya tewas dengan kondisi tubuh nyaris hancur. Lokasi pertama terjadi rel kereta Pegambiran Kamis (12/9), dan TKP kedua terjadi di Desa Luwung, Mundu, Kabupaten Cirebon, Jumat (13/9).

Kapolsek Mundu AKP Iwan Gunawan mengatakan korban yang tewas di wilayah Mundu belakangan diketahui sebagai warga Desa Gemulunglebak. Korban bernama Usman usia 54 tahun. Awalnya sempat kesulitan karena tak ditemukan identitasnya. Namun setelah disebarkan informasinya, akhirnya ada yang mengenali. Jenazah kita evakuasi ke kamar mayat RSD Gunung Jati dan diambil pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar Iwan kepada Radar Cirebon.

Kejadian tersebut, menurut Iwan, terjadi bukan di perlintasan kereta. Korban, kata Iwan, sedang berjalan di atas rel menuju arah Stasiun Luwung. Saat bersamaan melintas Kereta Api Purwojaya jurusan Purwokerto- Gambir. “Korban tewas di lokasi kejadian dengan kondisi memprihatinkan. Kita belum tahu penyebab pastinya. Saat ini kasusnya masih dalam penanganan, kejadian sekitar jam 6 sore,” jelasnya.

Sementara itu, Kuwu Desa Lebakmekar Alex Setiawan kepada Radar Cirebon membenarkan jika warga yang tewas tersebut berasal dari tetangga desanya. Bahkan Alex sendiri tengah mengurus segala sesuatu keperluannya agar jenazah bisa segera dibawa pulang. “Ini kebetulan saya lagi ngurus-ngurus kepulangan korban. Korban punya keluarga, punya anak dan istri. Kalau peyebab pasti saya gak tahu, tapi dari keluarga katanya tidak ada masalah,” jelasnya

Sehari sebelumnya, Kamis (12/9) peristiwa serupa terjadi di rel kereta di wilayah Pegambiran, Kota Cirebon. Dalam kejadian tersebut petugas masih mencari identitas korban karena tubuhnya hancur. Hingga kemarin identitasnya belum terkuak. (dri)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait