Dua SMPN di Kota Cirebon Masih Kekurangan Siswa

ppdb-ilustrasii
Ilustrasi.

CIREBON–Masalah kekurangan siswa tidak hanya terjadi di sekolah swasta. Dua SMPN hingga penutupan seleksi PPDB 2019 ditutup, rombongan belajar (rombel) masih lowong. Dua SMPN tersebut adalah SMPN 18 dan SMPN 17.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon Drs H Jaja Sulaeman MPd menyebutkan, jumlah pendaftar siswa baru di SMP Negeri 17 dan 18 Kota Cirebon masih sangat kurang. Bahkan kedua sekolah negeri itu masih membutuhkan lebih dari 50 persen siswa baru.

Dari tahun ke tahun minat masyarakat terhadap kedua sekolah tersebut masih belum bagus. Sehingga dirinya berharap pihak sekolah bisa mendayagunakan fasilitas dan sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan. “Tampaknya pada proses PPDB kali ini, dua sekolah yang yang masih kekurangan siswa. Yaitu  SMPN 18 dan SMPN 18,” ungkapnya.

Untuk SMPN 17, dari kuota 202 siswa SMPN yang berada di daerah Pronggol tersebut baru menerima 80 siswa saja. Sementara di SMPN 18 yang terdaftar baru 43 siswa. Padahal kuota sekolah tersebut untuk siswa baru tahun ajaran 2019-2020 adalah 256 siswa.

Maka dari itu, Dinas Pendidikan Kota Cirebon mengakomodir kepada kedua sekolah tersebut untuk membuka pendaftaran melaui sistem offline yang memperbolehkan siswa dari luar zonasinya untuk memenuhi kuota.

Sementara terkait pelaksanaan PPDB ini, menurut Jaja secara umum sudah berlangsung lancar.  Sebagian besar memang warga Kota Cirebon diterima, karena bobot atau proporsi kuota yang ada kita lebih pada bobot zonasi rata-rata akan seluruhnya 90 persen, sementara 10 persen lainnya dari luar kota.  “Ini menunjukkan bahwa pelayanan pendidikan untuk warga kota Cirebon bisa ter-cover,” pungkasnya. (awr)

Berita Terkait