Embung Bukan Tempat Bermain

Cegah Insiden, Warga Tak Lagi Boleh Berenang dan Memancing di Embung

PANTAU EMBUNG: Muspika Argapura memantau kondisi Embung Desa Heubeulisuk Kecamatan Argapura, kemarin. FOTO: budhi haryanto/radar majalengka
PANTAU EMBUNG: Muspika Argapura memantau kondisi Embung Desa Heubeulisuk Kecamatan Argapura, kemarin. FOTO: budhi haryanto/radar majalengka

MAJALENGKAPasca insiden meninggalnya remaja bernama Falah (15) asal Desa Cimangguhilir Kecamatan Bantarujeg Kabupaten Majalengka yang tewas tenggalam di lokasi Embung di Desa Heubeulisuk Kecamatan Argapura, aparat setempat akhirnya mengambil tindakan pencegahan.

Atas kesepakatan bersama, embung tersebut kini tidak lagi diizinkan menjadi tempat bermain, berenang dan mandi masyarakat. Embung itu juga tidak diizinkan menjadi lokasi pemancingan.

Kapolsek Argapura Iptu Sarjiyo SE yang turut didampingi KSPK III Aiptu Azat Sudrajat dan Kanit Reskim Polsek Argapura Aipda Deni Sutikno menjelaskan atas kesepakatan bersama, Muspika Argapura dan pihak Pemerintah Desa Heubeulisuk sepakat untuk mengambil upaya pencegahan.

Saat ini di sekitar embung dipasang spanduk imbauan dan larangan agar embung tidak digunakan sebagai tempat berenang, mandi atau pun mancing ikan.

“Tentu kami juga melarang keras warga untuk berbuat asusila atau pacaran di embung itu. Termasuk mabuk-mabukan. Embung itu khusus untuk mengairi sawah,” ujarnya.

Ia pun berharap semua pihak bisa menjaga keberadaan embung itu. Sehingga embung benar-benar bisa memberikan manfaat untuk masyarakat.

“Kami harap pengumuman yang sudah terpasang tersebut bisa diikuti pengunjung.Karena memang embung ini sangat dalam dan sangat berisiko jika dijadikan tempat berenang atau mandi,” jelasnya.(har)