Emil: Forkopimda Harus Jaga Kondusivitas Daerah

BANDUNG – Menjelang penetapan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu (22/5) mendatang, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menitipkan Kabupaten Cirebon kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk dijaga agar kondusif.

Menurutnya, sebagai bangsa yang beradab, tentu mempunyai sistem. Untuk urusan memilih calon pemimpin, sesuai dengan hasil kesepakatan bersama, ada sistem yang mengaturnya. Misalnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara.

Kemudian, sebagai pengawas ada Badan Pengawas Pemliu (Bawaslu) dan Mahkamah Konstitusi sebagai wasit.

“Inilah cara kita sebagai bangsa yang beradab. Sehingga, jika ada hal-hal yang mencederai ketidakadilan, sebagai bangsa yang beradab, silahkan bermusyawarah sesuai dengan Pancasila sila keempat.

Apabila musyawarah tidak bisa sesuai dengan kesepakatan, maka silahkan menggunakan jalur hukum yang berlaku,” paparnya saat memberikan sambutan di acara Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Periode 2019-2024 di Aula Barat Gedung Sate, Jumat (17/5).

Dijelaskan Ridwan Kamil, nikmat berbangsa yang Allah SWT berikan kepada Indonesia sangat mahal harganya. Saat ini, banyak bangsa atau negara yang nikmatnya di cabut oleh Allah SWT. Sehingga tidak ada estafet kepemimpinan yang ditandai dengan pelantikan dan ketidakstabilan ekonomi.

Contohnya Afganistan yang sudah 40 tahun didera konflik bersenjata. Kemudian, Yugoslavia yang dulunya negara besar, akibat perang saudara akhirnya bubar. “Hal ini tidak boleh sedikitpun terjadi kepada bangsa Indonesia,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Emil -sapaan akrab Gubernur Jawa Barat- mengimbau kepada para opinion maker dan tokoh masyarakat untuk menyampaikan kepada masyarakat agar proses transisi kepemimpinan negara Indonesia diserahkan melalui proses dan sistem yang sudah disepakati bersama. “Kami tidak ingin dari lisan, pikiran dan tindakan, yang membuahkan provokasi massa,” tegasnya.

Dirinya berharap, dengan mensyukuri nikmat berbangsa ini, Allah SWT memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada bangsa Indonesia. “Semoga negara kita jauh dari perpecahan dan malapetaka,” pungkasnya. (jun)

Berita Terkait