Festival TIK Dihadiri Peserta dari 35 Provinsi

Aplikasi E-Tuku diluncurkan bersamaan dengan pembukaan Festival Teknologi Informasi dan Komunikasi (FesTIK 2018) yang ke tujuh di Graha Pena Radar Cirebon, Sabtu (1/12). FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM
Aplikasi E-Tuku diluncurkan bersamaan dengan pembukaan Festival Teknologi Informasi dan Komunikasi (FesTIK 2018) yang ke tujuh di Graha Pena Radar Cirebon, Sabtu (1/12).FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM

CIREBON-Ratusan pengunjung dari dalam dan luar Kota Cirebon padati Festival Teknologi, Informasi dan Komunikasi (Festik) 2018   Penuh sesak di Graha Pena Radar Cirebon, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Sabtu (1/12).

Kegiatan Festival TIK 2018 tersebut dibuka langsung Penjabat (Pj) Wali Kota Cirebon DR H Dedi Taufik MSi. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kadis Kominfo Jawa Barat DR Hening Widiatmoko, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Septriana Tangkari, SE MM dan pejabat lainnya.

Festival TIK tersebut diisi dengan seminar yang melibatkan Relawan TIK (RTIK) dan masyarakat Cirebon, pameran Teknologi Informasi (TI) dan UMKM.

“Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi pemersatu bangsa dalam pelaksanaan dan mendukung industri digital. Relawan dengan kemampuan teknologi menjadi lini terdepan pembangunan dan industri digital. Dengan inovasi RTIK menjadi kekuatan luar biasa,” ujar Pj Wali Kota Cirebon DR H Dedi Taufik MSi dalam sambutannya.

Dijelaskan Dedi, sejalan dengan program smart city termasuk di Kota Cirebon. Pihaknya mengajak agar RTIK tetap memiliki komitmen untuk tetap membuat inovasi sehingga membantu kotanya.

“Relawan yang datang ke Festival TIK ini dari 34 provinsi dan menjadi kekuatan untuk menciptakan industri digital dan kesempatan kerja. Dengan kekuatan digital mampu menggerakan semua komponen sehingga membantu pembangunan dan memajukan bangsa,” jelasnya.

Sementara itu, Kadis Kominfo Jawa Barat DR Hening Widiatmoko mengaku sangat berkesan dengan keberadaan RTIK.

“RTIK juga sejalan dengan program pemerintah Jabar yang terus mengembangkan industri digital untuk pelayanan ke masyarakat,” katanya. (rdh)

Berita Terkait