Ganda Jepang Jadi Mimpi Buruk di All England 2019

Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow saat melawan pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino. FOTO:PBSI.COM
Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow saat melawan pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino.FOTO:PBSI.COM

BIRMINGHAM-Dua wakil Indonesia harus menelan pil pahit untuk ke semifinal All England 2019. Kedua pasangan Indonesia yang harus terhenti di babak perempat final adalah, ganda putri Rizki Amelia Pradipta/Ni Ketut Mahadewi Istarani serta ganda campuran Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow.

Rizki/Ketut menjadi wakil pertama yang harus mengubur mimpi melangkah ke babak semifinal usai dikalahkan Koharu Yonemoto/Shiho Tanaka dari Jepang. Dalam pertandingan yang berlangsung di Arena Birmingham  kemarin, Rizki/Ketut kalah dari pasangan unggulan ketujuh 16-21 dan 17-21.

Yonemoto/Tanaka terlihat lebih mengantisipasi permainan. Pasalnya, pada pertemuan sebelumnya, Yonemoto/Tanaka mampu dikalahkan Rizki/Ketut di ajang Malaysia Masters 2019 beberapa waktu lalu dengan skor 21-13, 19-21 dan 21-11.

Antisipasi Yonemoto/Tanaka diakui oleh Rizki/Ketut. Penampilan pasangan Jepang itu lebih apik dari sebelumnya. Khususnya di depan net. “Mereka lebih baik. Kalau apa yang kurang dari kami, masih banyak. Di pertemuan terakhir lawan mereka, kami menang. Tadi berharap bisa menang lagi. Namun penampilan mereka hari ini tidak seperti kemarin, ,” ungkap Rizki seperti dikutip situs resmi PBSI.

“Tentu saja kami tidak puas dengan hasil ini. Sebenarnya kami bisa mendapat hasil yang lebih baik,” imbuh Ketut.

Hasil yang sama juga diterima Tontowi/Winny. Mereka dihentikan oleh pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino. Tontowi/Winny merupakan pasangan peringkat 163 dunia, kalah 22-24 dan 19-21. Sebenarnya, dalam pertarungan yang berlangsung selama 46 menit itu, Tontowi/Winny sempat bermain apik sejak awal. Bahkan mampu unggul 11-8 di interval pertama.

Namun usai jeda, Yuta/Arisa yang merupakan pasangan peringkat tiga dunia itu mampu bangkit dan menyamakan kedudukan kala skor memasuki 20-20. Alhasil, unggulan ketiga itu mampu menyudhai set pertama dengan skor 24-22.

Di set kedua, lagi-lagi Tontowi/Winny mampu mengendalikan pertandingan di awal-awal laga. Namun, pasangan Jepang itu mampu mengembalikan kedudukan hingga unggula di interval kedua dengan skor 11-9.

Usai jeda interval kedua, pertandingan semakin menarik, lantaran kedua pasangan ini saling kejar-kejaran angka. Akan tetapi, Tontowi/Winny harus mengakui kekalahannya dari Yuta/Arisa dengan skor akhir 19-21.

“Ini pelajaran buat kami. Kami gampang buang poin. Dalam perjalanan kami sampai ke All England, sudah unggul tiga-empat poin, kekejarnya gampang,” tutur Tontowi soal pertandingan. “Secara keseluruhan mainnya sudah benar. Tapi lawan memang lebih berpengalaman. Kami masih baru, mereka lebih kompak. Lawan menerapkan permainan cepat,” sambung pebulutangkis yang sebelumnya berpasangan dengan Liliyana Natsir.

Lebih lanjut, pebulutangkis yang akrab disapa Owi itu juga mengomentari staminanya yang terkuras lantaran harus meng-cover lapangan. Menurut Owi, setiap pemain putra di ganda campuran memang selau bertugas seperti itu.

Sementara itu, di pertandingan lainnnya, pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berhasil mengamankan tiket semifinal All England 2019. Pasangan unggulan keenam ini menundukkan Mark Lamsfuss/Marvin Seidel (Jerman) dengan skor 21-12, 21-13. (gie/fin/wsa)

Berita Terkait