Gangguan Pelayanan Air Bersih di Kota Cirebon karena Ada Kebocoran di Plangon

GANGGUAN-PDAM-(1)
GANGGUAN: Keran di kediaman Warga di RW 08 Merbabu Asih, Perumnas, Kota Cirebon, terdampak gangguan distribusi air bersih Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, Rabu (19/6). FOTO: OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON – Sejumlah wilayah mengalami gangguan pelayanan air bersih. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Giri Nata menyatakan, tengah terjadi gangguan di saluran distribusi Plangon, Desa Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Pantauan Radar, mayoritas wilayah yang terganggu berada di kawasan Perumnas. RW 08 Merbabu Asih dan sekitarnya dua pekan terakhir mengalami byar pet, aliran air.  Ketua RW setempat, Agus Supriyono menuturkan, gangguan distribusi air sangat dirasakan di pagi dan malam hari. Seringkali tidak ada air.

“Nyala tapi kecil. Kalau pagi sama malam total nggak ada air,” ujar Agus, kepada Radar, Rabu (19/6).

Sebelumnya gangguan distribusi air jarang ditemui di wilayahnya. Agus menyesalkan tidak adanya pemberitahuan dari Perumda Air Minum. Sejumlah warga pun mulai mengeluh kepadanya, karena kondisi ini. “Warga kan merasa sudah bayar kewajiban, tapi pelayanannya malah sering gangguan,” tuturnya.

Kondisi serupa juga diungkapkan Aisyah Ahmad warga Kompleks Rumah Dinas Korem 063 Sunan Gunung Jati. Warga pun sempat mengadukan persoalan ini ke Perumda Air Minum dan mendapatkan jawaban bahwa sedang ada pemasangan booster. “Kami berharap semoga secepatnya air bisa kembali lancar seperti sebelumnya,” tuturnya.

Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Giri Nata, Sofyan Satari memohon maaf sebesar-besarnya dengan terganggunya pelayanan air bersih di sejumlah wilayah di Kota Cirebon. Hal tersebut dikarenakan ada kebocoran di Jalan Rondaan dan di Plangon. “Mohon maaf karena sedang ada bocoran di Jalan Rondaan dan di Plangon,” tuturnya.

Namun dirinya juga mengatakan saat ini PDAM Tirta Giri Nata tengah melakukan perbaikan. Agar dampak nyala air yang menghampiri sejumlah wilayah di Kota Cirebon bisa kembali dipulihkan. “Gangguan air di wilayah perum ini salah satu penyebabnya itu. Sekarang sedang kami perbaiki. Mohon doanya semoga cepet selesai,” tambahnya. (myg/apr)