Geger, Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Anjatan

MAYAT-PEREMPUAN-TANPA-IDENTITAS
MISS X - Polisi dan warga mengevakuasi mayat diduga perempuan yang menyangkut di Sungai Pembuangan Kali Cipancuh, Desa Kedungwungu, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu. Foto: Kholil Ibrohim/Radar Indramayu

INDRAMAYU – Warga di Desa Kedungwungu, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, digegerkan penemuan mayat yang sudah membusuk. Mayat itu ditemukan di tengah tumpukan sampah Sungai Pembuangan Kali Cipancuh desa setempat.

Sebagian tubuh mayat itu sudah dipenuhi belatung, kaki tersisa satu dan kepala mayat hanya tinggal tengkorak. Mayat tersebut diduga berjenis kelamin perempuan, namun tak ditemukan identitas apapun di sekitarnya.

Informasi dihimpun, mayat itu kali pertama ditemukan oleh dua orang warga yakni Aji (20) dan Cangkol (26) yang sedang mencari ikan di pinggiran sungai, Senin sore (10/6) sekitar pukul 15.30 WIB.

Saat itu keduanya mencium bau yang begitu menyengat. Setelah ditelusuri, terperanjat karena yang ditemukannya adalah tubuh manusia yang nyangkut di sela-sela akar pohon dan tertimbun tumpukan sampah. Penemuan itu pun langsung dilaporkan ke pamong desa setempat dan dlanjutkan ke petugas Polsek Anjatan.

Mendapat laporan petugas langsung menuju lokasi tempat kejadian perkara. Setelah olah TKP, dibantu warga, polisi kemudian berusaha melakukan evakuasi mayat. Sulitnya medan dan gelapnya suasana, proses evakasi baru berhasil dilakukan pukul 00.30.

Selanjutnya, mayat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang untuk dilakukan identifikasi dan pemeriksaan medis luar dalam. “Mayat yang ditemukan di sungai sudah membusuk. Tidak ada bukti identitas diri yang ditemukan ditubuh korban maupun di sekitar lokasi penemuan,” terang Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki melalui Kapolsek Anjatan, AKP Noneng Sukarna SH.

Diduga kuat, waktu kematian mayat itu sudah lebih dari seminggu karena kondisi tubuh dipenuhi belatung dan tersisa tulang belulang. Petugas bakal memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait penemuan mayat di sungai itu. Apabila ada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga bisa memberikan informasi kepada aparat kepolisian.

“Mayat perempuan ini diperkirakan meninggal seminggu lalu. Saya berharap kepada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk melihat langsung di rumah sakit,” saran Kapolsek Noneng Sukarna. (kho)

Berita Terkait