Gelar Istighotsah Kubro, Warga NU Cirebon Siap Perangi Hoax

ISTIGHOTSAH-KUBRO
ISTIGHOTSAH: PCNU Kabupaten Cirebon menggelar Istighotsah Kubro dalam rangka Harlah ke-96 Nahdlatul Ulama, Sabtu (23/3). Foto: Husain Ali/radarcirebon.com

CIREBON – Warga Nahdlatul Ulama Cirebon memadati aula PCNU Kabupaten Cirebon, Sumber, Sabtu (23/5). Mereka melakukan Istighotsah Kubro, tahlil dan selawat Asqhil serentak secara nasional dalam rangka Harlah ke-96 Nahdlatul Ulama.

Selain warga NU, acara istighotsah dihadiri sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Mereka di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Cirebon H Mustofa, Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto SIK, dan Wakil Bupati Cirebon terpilih Imron Rosyadi. Mereka juga menyampaikan sambutan dan testimoninya terkait NU usai acara istighotsah.

Ketua Tanfidz PCNU Kabupaten Cirebon KH Aziz Syaerozi dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal terkait masalah ke-NU-an. Namun yang paling utama ia mengingatkan kepada warga NU Cirebon untuk waspada terhadap informasi dan berita hoax.

Karena dinilai membahayakan terhadap keberlangsungan berbangsa dan bernegara, maka sudah selayaknya warga NU untuk memerangi hoax. Setiap Nahdliyyin harus menjaga dari fitnah yang hendak merusak marwah NU di masa yang akan datang.

“Hari ini NU sedang diuji dengan banyaknya hoax yang sengaja ingin menjatuhkan NU. Terlebih, saat KH Ma’aruf Amin menjadi calon wakil presiden mendampingi Jokowi. Sehingga kami mengimbau warga NU untuk jangan mudah percaya dengan informasi-informasi yang menyesatkan,” tegas Aziz mengingatkan.

Setiap informasi dan berita yang beredar harus dibaca dengan kritis sebagai filter. Sekaligus tabayun terhadap sejumlah pihak agar tidak terjebak dengan hoax yang menimbulkan fitnah.

Hal senada juga disampaikan wakil bupati Cirebon terpilih, Imron Rosyadi. Menurutnya, NU harus bisa bekerja sama dengan stakeholder di Kabupaten Cirebon untuk memerangi hoax.

“Musuh sebenarnya ada di lingkungan sekitar kita. Karena itu, salah satu tantangan NU bersama Pemerintah Kabuparen Cirebon ke depan adalah memerangi kebodohan dan hoax untuk keutuhan tatanan negara dan bangsa,” kata Imron.

Selain Imron, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Mustofa dan Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto juga menyampaikan sambutan dan testimoninya terkait NU. Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama.

TUMPENGAN-HARLAH-NU
Usai Istighotsah Kubro, acara dilanjutkan dengan pembagian tumpeng. Foto: LTN NU Kabupaten Cirebon

Dalam acara tersebut juga berlangsung ikrar “Santri dan Warga NU Melu Kiai.” Ikrar tersebut sebagai bentuk tekad untuk membentengi kiai-kiai NU dari fitnah dan hoax.

PC Muslimat, PC Fatayat, PC Ansor, PC IPNU/IPPNU, PC PMII, Pagar Nusa dan seluruh MWC NU se-Kabupaten Cirebon hadir dalam acara Istighotsah Kubro Harlah ke-96 NU tersebut. Meski acara diguyur hujan yang lebat, acara tetap berlangsung khidmat. (hsn)