Geng Motor Bercelurit Berulah Lagi di Cirebon, 1 Warga Luka Dibacok

Ade Teten korban pembacokan geng motor saat dimintai keterangannya oleh Polisi di RS Pertamina Klayan. FOTO: POLSEK GUNUNG JATI FOR RADAR CIREBON
Ade Teten korban pembacokan geng motor saat dimintai keterangannya oleh Polisi di RS Pertamina Klayan.FOTO: POLSEK GUNUNG JATI FOR RADAR CIREBON

CIREBON-Geng motor kembali menebarkan teror, sasarannya adalah para pengguna jalan. Seolah tak memiliki belas kasih, pelaku tak segan melukai korban dengan senjata tajam.

Aksi keji geng motor terjadi di jalur Pantura Jalan Raya Gunungjati, tepatnya di median jalan di depan gapura Pertamina Klayan, Kabupaten Cirebon. Dua pelaku yang berboncengan mengendarai sepeda motor melukai korban dengan sebilah celurit.

Kanit Reserse Kriminal Polsek Gunungjati Iptu Wawan Hermawan menjelaskan, peristiwa pembacokan bermula ketika korban Ade Teten (20), melaju dengan sepeda motornya dari arah Kota Cirebon ke arah utara menuju Gunungjati. Saat di lokasi kejadian, korban hendak menyeberang menuju minimarket yang berada tepat di sisi gapura Pertamina. “Saat korban mau menyeberang itu, dari arah belakang ada dua orang yang berboncengan mendekati korban,” ujarnya.

Tak disangka, salah satu pelaku langsung menyabetkan senjata tajam berupa celurit. Korban terjatuh dan lengusng meminta pertolongan warga.  ”Pelaku yang dibonceng yang membacok,” ucap Wawan.

Akibat pembacokan, korban mengalami luka di lengan atas sebelah kiri. Hasil pemeriksaan medis Rumah Sakit Pertamina, korban mengalami luka robek sepanjang sekitar 8 cm dan sedalam 1,5 cm. Usai membacok, kedua pelaku langsung kabur ke arah utara.

Korban sempat melihat ciri-ciri pelaku yang mengendarai Honda Beat berwarna hitam polos. Meski tidak memperhatikan plat nomor motor pelaku, korban masih bisa menjelaskan ciri-ciri pelaku kedua pelaku yang diduga anggota geng motor.

“Ciri-ciri pelaku yang membonceng, umur sekitar 18-21 tahun tinggi badan 160 cm, badan kurus, menggunakan helm merah merek INK, menggunkan sweater hitam dengan penutup kepala, celana jeans panjang hitam. Sedangkan ciri pelaku yang dibonceng atau eksekutor, berumur sekitar 19-21 tahun, badan sedang, mengenakan sweater hitam dengan tutup kepala dan celana jeans panjang hitam serta helm merk INK,” paparnya. (day)

Berita Terkait