Gerindra Pimpin DPRD, Suara Terbanyak untuk Pileg Kota Cirebon

ilustrasi

CIREBON-Gerindra hampir pasti menjadi pemenang pemilihan legislatif (pileg) Kota Cirebon. Atas kemenangan itu,  Gerindra berhak menduduki kursi ketua DPRD Kota Cirebon menggantikan PDIP. Sejumlah nama yang dianggap layak mulai dibahas.

Kota Cirebon punya tiga daerah pemilihan (dapil). Dapil I meliputi Kecamatan Kejaksan dan Lemahwungkuk, Dapil II Kecamatan Harjamukti, serta Dapil III Kecamatan Kesambi dan Pekalipan. Hasil pileg di tiga dapil itu mulai terlihat. Untuk sementara, Gerindra “mengirimkan” dua caleg dari masing-masing dapil. Kemungkinan masih akan bertambah.

Menurut Ketua Bapilu Gerindra Kota Cirebon Asep Kurnia, perolehan suara Gerindra di Kota Cirebon pada tahun 2019 ini sudah mencapai 26.822. Tapi versi real count Nasdem, Gerindra justru sudah memiliki 27.906 suara. (lihat grafis)

Yang pasti, angka itu berhasil mengalahkan PDIP yang ada di posisi dua. “Gerindra untuk sementara hampir dipastikan meraih  6 kursi. Masing-masing dapil 2 kursi,” terang Asep saat dikonfirmasi Radar Cirebon.

Untuk Dapil I, kata Asep, caleg yang hampir pasti lolos adalah Fitrah Malik dan Tommy Sofiana. Kemudian Dapil II dr Tresnawati Sp.B dan Muhammad Mahfud Baghowi, serta Dapil III Affiati dan Hendi Nurhudaya. “Kita masih terus update dan berharap di Dapil II dengan perolehan suara 11.294 bisa menambah 1 kursi dan urutan itu Ruri Tri Lesmana. Makanya kami berharap 3 kursi itu terambil,” tandasnya.

Lalu, siapa caleg terpilih Gerindra yang bakal menduduki kursi ketua DPRD Kota Cirebon? Sejak kemarin mulai dibahas. Salah satu nama yang muncul adalah Tommy Sofiana. Ia dinilai memiliki peluang karena dianggap paling senior di Griya Sawala (gedung DPRD) dari Partai Gerindra.

Selain Tommy, Fitrah Malik dikabarkan bisa bersaing. Juga ada nama Hendi Nurhudaya, caleg terpilih dari Dapil III Kesambi dan Pekalipan. Hendi punya kans karena pernah menjadi anggota DPRD  saat masih di Partai Amanat Nasional (PAN). Tapi, jangan lupakan dr Tresnawati Sp.B. Perolehan suaranya besar dan dianggap punya kemampuan, maka Tresnawaty dinilai mampu menjadi ketua DPRD.

Terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Cirebon Eman Sulaeman menegaskan dirinya maupun partai belum membahas tentang siapa yang akan menduduki kursi ketua DPRD. “Kita belum pernah terpikirkan ke sana. Ini lagi fokus pengamanan input data C-1.Apalagi pemilihan itu (ketua DPRD, red) harus ada rekomendasi dari partai di tingkat pusat,” tandasnya.

Eman juga mengaku bangga karena target yang dicanangkan ternyata tercapai. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader dan simpatisan yang bekerja maksimal hingga meraih suara terbanyak di Kota Cirebon. “Tentu saja ini keberhasilan masyarakat dan keluarga besar Partai Gerindra. Apa yang kita canangkan tercapai,” pungkas Eman.

PDIP MASIH PROSES PENGHITUNGAN

Sementara itu, PDIP yang dipastikan berada di posisi kedua, hingga kemarin masih terus melakukan pendataan. Wakil Ketua DPC PDIP Kota Cirebon Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) M Jamal, mengatakan masih ada data formulir C-1 yang belum masuk ke pihaknya. “Masih ada 134 formulir C-1 yang belum masuk. Kami terus upayakan mendapatkan data di luar DPC dari C-1 Plano. Dari itu kita bisa menghitung perolehan suara kita,” kata Jamal.

Untuk sementara, kata Jamal, Dapil I PDIP mendapatkan 2 kursi. Kursi itu diraih Edi Suripno dan Hj Neneng Daiyah.  Data dari Jamal, suara PDIP di Dapil II sebanyak 9.964. Dapil 2, masih kata Jamal, meraup 9.357 suara untuk 2 kursi. Kursi pertama Fitria Pamungkaswati dan kursi kedua antara Cicip Awaludin dan Sodikin.

Sementara Dapil III, lanjut Jamal, meraih 8.036 suara untuk 2 kursi Imam Yahya dan Benny Sujarwo. “Tapi ini masih menunggu terus datanya. Data yang masuk sudah 97 persen,” katanya. (abd)