Gitar L-Benr Menjadi Produk Unggulan Desa Lobener Lor

PRODUK UNGGULAN: BUMDes Lobener Lor Kecamatan Jatibarang mengikuti pameran produk unggulan desa yang diadakan DPMD Provinsi Jawa Barat, belum lama ini. FOTO: PEMDES LOBENER LOR/ RADAR INDRAMAYU
PRODUK UNGGULAN: BUMDes Lobener Lor Kecamatan Jatibarang mengikuti pameran produk unggulan desa yang diadakan DPMD Provinsi Jawa Barat, belum lama ini.FOTO: PEMDES LOBENER LOR/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU– Wartono (45) warga Blok Kebon Kopi, Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, merasakan kegembiraan yang luar biasa.

Pasalnya produk gitar yang selama 20 tahun digelutinya kini menjadi produk unggulan dari Kabupaten Indramayu yang dipamerkan pada pameran produk unggulan desa DPM Desa Provinsi Jawa Barat, belum lama ini.

“Alhamdulillah bisa masuk dalam salah satu produk unggulan desa dari Kabupaten Indramayu,” kata Wartono.

Menurut Wartono, dengan bergabung dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lobener Lor, menjadi harapan baginya untuk terus berkreasi membuat gitar yang sudah 20 tahun digelutinya secara manual.

Namun menurutnya, masih terkendala izin paten produk. Sehingga dalam pemasarannya belum dapat menggunakan produk nama sendiri.

“Kalau pemasaran masih wilayah Ciayumajakuning, dan dipasarkan juga secara online. Dalam pemasaran saya tidak bisa gunakan nama produk sendiri,” sesalnya.

Lebih lanjut, Wartono mengatakan, bersama BUMDes Lobener Lor, menjadi harapan baginya untuk lebih mempermudah mendapat hak paten dari produknya.

Serta dapat mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan gitar bagi pemuda desa, sehingga dapat merekrut tenaga kerja dari pemuda lokal, membuka peluang kerja bagi masyarakat desa.

“Menjadi  kebanggaan bagi saya sendiri produk gitar bisa diakui, mudah-mudahan selanjutnya bisa memiliki hak cipta sendiri.

Bisa memasarkan produk sendiri, membuka peluang kerja bagi pemuda lokal Desa Lobener Lor,” lanjut, Wartono.

Sementara, Kuwu Lobener Lor, Mahpudin menuturkan, sebagai pemerintah desa pihaknya sangat mengapresiasi produk kreativitas dari warganya. Termasuk gitar buatan Wartono yang sudah dipamerkan dalam kegiatan DPMD Provinsi Jawa Barat.

Menjadi produk unggulan masyarakat desa asal Kabupaten Indramayu, dengan ditunjang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dibina pemerintah desa, diharapkan dapat memunculkan kreativitas masyarakat yang dapat dikembangkan.

“Kita ingin dengan BUMDes ini, produk masyarakat kita bisa lebih dikenal, dan bisa menjadi solusi jalan keluar kendala yang dihadapi dalam pemasarannya. Di antaranya produk gitar, melalui BUMDes saya berharap produknya bisa lebih mudah dipasarkan, dan bisa jadi peluang menyerap tenaga kerja,” tuturnya. (oni)

Berita Terkait