Go Global-Digital Marketing Berdayakan Perempuan

PEMAPARAN: Owner Dakara Indonesia, Ayu Purnama memberikan inspirasi di program Indonesia Women's Empowerment Program (Dari Perempuan untuk Perempuan Indonesia), di Batik Kitchen Trusmi, kemarin (4/10).FOTO: APRIDISTA SITI RAMDHANI/RADAR CIREBON

CIREBON – Indonesia memiliki potensi UKM yang sangat besar. Sebagian besar UKM pun dikelola oleh perempuan, yang menjadi tulang punggung keluarga dan menjadi tiang ekonomi keluarga serta bangsa. Karena hal ini, LMPAKSI Foundation menggelar program Indonesia Women’s Empowerment Program (Dari Perempuan untuk Perempuan Indonesia), yang digelar di Batik Kitchen Trusmi, kemarin (4/10).

Executive Director LMPAKSI Foundation, N Putri Utami menuturkan, program ini mulai berjalan di awal tahun dengan dimulai pertama kali di Bogor. Cirebon, menjadi kota kedua yang digelar workshop Go Global dengan Digital Marketing untuk Perempuan Indonesia.

“Program ini digelar guna memberdayakan perempuan seluruh Indonesia, terutama tentang pemberdayaan ekonomi mikro atau UKM yang ada dan dikelola oleh perempuan,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, ada sekitar 20 UKM perempuan yang mengikuti kegiatan workshop. Campaign pelatihan yang ramah perempuan, terutama UKM ini membahas bagaimana pelaku UKM bisa memasarkan produknya secara global melalui teknik digital marketing.

“Kami berikan workshop mulai dari basic seperti membuat konten di media sosial agar bisa dilirik, hingga bagaimana memasarkan di pasar global melalui market place,” ungkapnya.

Pihaknya berharap para peserta yang mengikuti kegiatan ini, bisa memasarkan produknya lebih luas lagi. Ke depan, pihaknya juga akan terus workshop ke berbagai kota di Indonesia. Hingga tahun depan, pihaknya menargetkan bisa terus memberikan inspirasi di semua kota di Indonesia. “Setelah dari sini, kota yang sudah pasti akan kita kunjungi adalah Jogja, Purwakerto dan Semarang, kami harap bisa terus menginspirasi dan memberikan edukasi di semua kota di Indonesia,” tukasnya.

Sementara itu, dalam kegiatan ini, pihaknya juga menghadirkan Owner Dakara Indonesia, Ayu Purnama sebagai perempuan yang menginspirasi. Ia pun membagi kisahnya dalam mengembangkan brand fashionethnik yang berdiri sejak tahun 2017.

Ayu mengungkapkan, Dakara Indonesia berawal dari modal nekatnya membuka usaha mengenalkan produk asli Indonesia ke kancah global. Memproduksi pakaian pria dan wanita yang fokus pada tenun ikat, ia pun berharap masyarakat Indonesia bangga dan cinta menggunakan produk nusantara.

“Alhamdulillah, saat ini saya pun sudah banyak diundang di berbagai pameran yang ada di dalam maupun luar negeri, sehingga Dakara Indonesia bisa dikenal secara global,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, tips dalam mengembangkan usahanya antara lain, packaging yang bagus, memiliki merk yang didaftarkan ke HAKI, izin usaha, dan jemput bola.

“Pelaku UKM perempuan harus semangat dan mau jemput bola, saat ini bukan lagi hanya duduk dan berdiam diri, harus mau door to door memperkenalkan produk kita,” tukasnya. (apr)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait