Gubernur Jabar Siapkan Rp200 Miliar untuk Tiap Daerah

Gubernur Ridwan Kamil memberikan sambutan saat kegiatan Kopdar Triwulan III di Hotel Prima Resort, Sangkanurip, Kuningan, Kamis (11/7). FOTO:PEMPROV JABAR FOR RADAR CIREBON
Gubernur Ridwan Kamil memberikan sambutan saat kegiatan Kopdar Triwulan III di Hotel Prima Resort, Sangkanurip, Kuningan, Kamis (11/7).FOTO:PEMPROV JABAR FOR RADAR CIREBON

KUNINGAN-Gubernur Ridwan Kamil juga akan memberikan bantuan sekitar Rp200 miliar tiap kota/kabupaten yang disesuaikan dengan pengajuan dari masing-masing daerah.

“Per hari ini, rata-rata kita hanya sanggup di kisaran Rp200 miliar per daerah,” katanya pada agenda Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Kopdar) Triwulan III di Hotel Prima Resort, Sangkanurip, Kuningan, Kamis (11/7).

Ia menjelaskan, bantuan keuangan yang akan diberikan Pemdaprov Jawa Barat kepada pemda kabupaten/kota tidak sembarangan. Bantuan diberikan berdasarkan kriteria tertentu. Seperti jumlah penduduk dan capaian prestasi daerah. Makanya, lanjutnya, melalui kopdar, Pemdaprov Jawa Barat bisa mengetahui aspirasi kepala daerah se-Jawa Barat.

Kepala daerah yang hadir dapat menyampaikan persoalannya terkait infrastruktur jalan, transportasi, maupun persampahan. “Tradisi kopdar ini sangat baik. Ini adalah tradisi baru. Makin lama Insya Allah akan terjadi minimalisasi dari miskomunikasi yang mungkin kita hadapi,” lanjutnya.

Dikatakan, untuk mewujudkan Jawa Barat Juara Lahir Batin, dibutuhkan anggaran sekitar Rp800 triliun. Sedangkan, APBD Jawa Barat saat ini sekitar Rp35 triliun. Maka, Pemdaprov Jawa Barat akan berupaya agar pembangunan tidak bergantung kepada APBD saja. “Ada 8 pintu anggaran yang bisa dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan Jawa Barat,” katanya.

Disebutkan, selain APBD kabupaten/kota, APBD provinsi, dan APBN, ada lima pintu anggaran lain, yaitu dana swasta melalui Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP), obligasi daerah, dana perbankan, dana umat, dan dana CSR. “Nah, dana dari sektor swasta dan perbankan ini yang belum dimaksimalkan selama ini,” sebutnya.

Untuk anggaran APBN, pihaknya akan melobi kementerian atau presiden, supaya bisa memprioritaskan Jawa Barat. Sebab, Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. “Kita berkomitmen bahwa sumber pembayaran pembangunan ini ada pintu APBN. Kita akan lobi, dengan hasil detil dari tingkat II (kabupaten/kota),” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan Acep Purnama mengaku menyambut baik kegiatan Kopdar Triwulan III yang digelar di Kabupaten Kuningan. Menurut Acep, program ini sangat bermanfaat untuk para kepala daerah bisa lebih awal mengidentifikasi beberapa program yang akan diwujudkan.

“Selain itu kami juga dapat menangkap startegi pembangunan Jawa Barat diselaraskan dengan visi Kabupaten Kuningan yaitu Maju (Makmur, Agamis, Pinunjul) Berbasis Desa. Dengan kegiatan ini, kami juga bisa menyampaikan beberapa kendala dan permasalahan yang dihadapi, untuk selanjutnya bisa diselesaikan dengan bantuan dan arahan dari Pemprov Jabar,” tandas Acep. (jun)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait