Hanya Sebatas Tambal Lubang

Perbaikan Menyeluruh Terganjal Bekas Galian Pipa PDAM

BELUM TUNTAS: Galian pipa PDAM yang hingga kini belum beres-beres, membuat perbaikan Jl Pangeran Cakrabuana, Talun menjadi tertunda FOTO: ILMI YANFA UNNAS/RADAR CIREBON
BELUM TUNTAS: Galian pipa PDAM yang hingga kini belum beres-beres, membuat perbaikan Jl Pangeran Cakrabuana, Talun menjadi tertundaFOTO: ILMI YANFA UNNAS/RADAR CIREBON

CIREBON-Jalan rusak dan banyak lubang di sekitar Jl Pangeran Cakrabuana, Talun, sangat berbahaya. Bahkan, mengundang banyak protes dari masyarakat. Keluhan ini langsung mendapat respons Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat. Namun, perbaikan total belum bisa dilakukan dalam waktu dekat, karena terganjal bekas galian pipa PDAM yang tanahnya mudah ambles.

Kasubag TU UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Layanan 6 Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Gunawan ST MT mengatakan, pihaknya belum bisa memperbaiki secara menyeluruh, karena masih ada galian. Yang paling mungkin dilakukan adalah segera menambal jalan berlubang. “Februari ini kita akan tutup lubang dengan cara menambal,” ujarnya kepada Radar Cirebon, kemarin.

Gunawan menyampaikan, kerusakan Jalan Pangeran Cakrabuana mayoritas disebabkan oleh galian PDAM. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar PDAM bisa segera melakukan perbaikan.

Dia mengakui, saat ini di tahun 2019, tidak ada agenda perbaikan Jalan Pangeran Cakrabuana, karena kontur tanah masih labil, akibat bekas galian PDAM. “Mau diperbaiki sekarang juga percuma. Karena struktur tanah bekas galian PDAM itu belum stabil, masih mudah ambles. Sehingga, kalau pun diperbaiki sekarang, maka akan ambles juga tanahnya,” ungkapnya.

Sehingga, pihaknya akan menunggu kontur tanah stabil kembali sebelum melakukan perbaikan. “Kita tidak akan melakukan perbaikan dalam waktu dekat ini. Kita lihat dulu struktur tanahnya,” jelasnya.

Menurut Gunawan, yang paling memungkinkan dilakukan adalah perbaikan jalan pada tahun 2020. Selain perbaikan, pihaknya juga akan melakukan pelebaran jalan. “Kita lihat kondisi saat ini, kendaraan semakin padat. Sehingga dibutuhkan pelebaran jalan. Agar bisa mengurai kendaraan yang semakin padat,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Suherman mengatakan, pihaknya mendorong agar perbaikan Jalan Pangeran Cakrabuana bisa segera dilaksanakan. “Ini mendesak, harus secepatnya diperbaiki. Terserah Bina Marga Provinsi teknisnya bagaimana, yang penting bisa cepat diperbaiki,” ujarnya.

Suherman sangat setuju jika ada rencana pelebaran Jalan Pangeran Cakrabuana. “Setuju sekali. Di situ kan memang kondisi jalan sempit, sedangkan volume kendaraan sangat padat,” tuturnya. (den)