Hasil Rapat Tertutup, 20 Nama Incar Posisi Wabup

sam - rapat tertutup bursa cawsabup (2)

CIREBON – Posisi pendamping Drs H Imron Rosyadi MAg, sudah mulai digadang-gadang. Dari 40 PAC PDI Perjuangan, sudah mengusulkan 20 nama bakal calon wakil bupati ke DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon. Usulan tersebut, melalui rapat tertutup yang digelar di DPC PDI Perjuangan, kemarin (15/9).

Usulan itu juga, menjadi penentu pendamping Drs H Imron Rosyadi MAg sebagai Bupati Cirebon periode 2019-2024. Dari 20 nama, akan diverifikasi sesuai persyaratan. Paling lambat tanggal 23 September hasil verifikasi dilayangkan ke DPP, melalui DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.

Nama-nama yang diusulkan adalah Sophi Zulfia SH MH, Suherman Anger, H Mustofa SH, Hj Ayu Tjiptaningsih, Rudiana SE, Sutrija, Insyaf Supriyadi, H Anwar Asmali, Kiagus Abdul Azis, H Tarmadi, Yayat Ruhyat, Aan Setiawan, dan Ade Riyaman.

Kemudian, Dian Andiani, Rita Komala, Iis Krisnandar, Dudi Setiawan, H Jamsari, Handiwiyono, dan Bambang Mujiarto. Kemunculan 20 nama tersebut, lantaran mendapat protes dari para PAC. Bahkan, kondisi sosialisasi penjaringan calon wakil bupati Cirebon sempat memanas.

Dalam rapat tersebut, PAC menginginkan agar nama-nama bakal calon diusulkan PAC dan satu PAC mengusulkan maksimal lima nama. Akhirnya, usulan tersebut diterima. Sebelumnya, usulan hanya dua orang.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia mengatakan, alasan pengisian Wakil Bupati Cirebon dipercepat agar prosesnya tidak terlalu lama. Meskipun, posisi bupati Cirebon belum definitif (masih plt, red).

“Kita ini kan satu paket. Jadi, DPC mengambil langkah cepat agar pengisian wakil bupati Cirebon tidak terlalu lama. Dan dalam usulan calon wakil bupati, kita meminta masukan dari PAC PDI Perjuangan siapa yang layak menjadi wakil bupati,” ujar Sophia.

Menurutnya, dari hasil rapat tertutup DPC dan PAC, ada 20 nama calon wakil bupati Cirebon. Syaratnya, wajib kader PDI Perjuangan yang sudah berjuang berdarah-darah ikut membesarkan PDI Perjuangan. “Itu salah satu syaratnya, wajib kader partai dan hanya internal partai,” ucapnya.

Senada disampaikan Sekretaris Panitia Penjaringan Bakal Calon Bupati Cirebon DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, Nina Krisnawati. Dia menyampaikan, hingga tiga hari ke depan, pihaknya menunggu kelengkapan berkas para nama bakal calon yang diusulkan. Setelah itu, baru akan dilayangkan ke DPP PDI Perjuangan.

“Komitmen kami tidak akan ada pencoretan nama yang sudah masuk tadi. Panitia akan melengkapi administrasi tiga hari ke depan. Akan digugurkan ketika tidak bisa melengkapi administrasinya. Selanjutnya, kita serahkan ke DPP tembusan DPD PDI Perjuangan. Tapi kami panitia penjaringan memberikan rekomendasi catatan-catatan ke DPP nantinya,” tuturnya.

Senada disampaikan Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Wakil Bupati pada DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, Irma Widiyanti. Menurutnya, ada 20 nama yang diusulkan dari para PAC, setiap PAC maksimal mengusulkan lima nama, minimal dua nama.

“Awalnya, minimal dua orang. Tapi, setelah dievaluasi, akhirnya dibatasi minimal lima orang. Kita tidak meranking siapa yang terbanyak diusulkan, siapa yang terendah. Yang penting mereka kader PDI Perjuangan,” jelasnya.

Tahap selanjutnya, kata dia, pihaknya akan melakukan verifikasi pemberkasan. Jika dari salah satu nama itu tidak lengkap berkasnya, maka tidak akan diusulkan ke DPP PDI Perjuangan.

“Pendaftaran bakal calon wakil bupati Cirebon kali ini memang berbeda, dan dilakukan secara tertutup. Artinya, hanya diperuntukan bagi para kader internal partainya saja. Kita mengikuti apa yang disampaikan ketua DPD karena ada pola baru. Memang dari internal partai saja, tidak dibuka untuk umum,” katanya.

Di tempat yang sama, Bakal Calon Wakil Bupati Cirebon, Dudi Setiawan mengaku optimistis bisa meraih rekomendasi. Sebagai kader PDI Perjuangan, ia merasa tergugah untuk memajukan Kabupaten Cirebon dan juga partainya.

“Saya sudah lama menjadi kader PDIP. Dan ini hajat semua kader. Makanya, saya memberanikan diri maju melalui usulan para PAC, demi memajukan Kabupaten Cirebon,” singkatnya. (sam)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait