Hendak Ngecas Baterai Senter, Lansia Tewas Tersengat Listrik

CEK TKP: Anggota Kepolisian dari Polsek Kerangkeng menunjukkan lokasi Ngamin meninggal tersengat listrik tegangan tinggi saat akan mengecas baterai senter di rumahnya, (14/6). FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU
CEK TKP: Anggota Kepolisian dari Polsek Kerangkeng menunjukkan lokasi Ngamin meninggal tersengat listrik tegangan tinggi saat akan mengecas baterai senter di rumahnya, (14/6).FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Hendak ngecas (charger) baterai senter, Ngarip (58) warga Desa Kedungwungu Kecamatan Kerangkeng, meregang nyawa karena tersengat listrik, Jumat (14/6).

Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan koran ini, saat itu Korban Ngarip (58) hendak mengecas baterai senter di terminal kabel rol.

Namun tiba-tiba korban langsung tersengat seketika listrik tegangangan tinggi. Meskipun penghuni rumah lainnya sempat berusaha menyelamatkan, namun korban tidak bisa terselamatkan.

“Sempat teriak dan memgucapkan kalimat lailaha ilallah, kami langsung mengebaskan kabel listrik yang menempel di tangannya. Setelah lepas almarhum terjatuh, dan langsung meninggal di tempat,” kata, Tarnudi (31).

Melihat korban terjatuh dan meninggal di tempat, Tarnudi segera menghubungi pemerintah desa untuk melapor. “Saya laporkan ke pemdes, selang berapa lama pemdes dan anggota dari polsek datang untuk mengecek kondisi almarhum,” terangnya.

Kapolsek Kerangkeng, AKP I Nyoman Dita didampingi anggotanya mengungkapkan pihaknya menerima laporan dari pemerintah desa, ada warga yang meninggal dikarenakan tersengat listrik tegangan tinggi.

Sekitar pukul 8 pagi. Korban Ngamin (58) meninggal akibat tersengat listrik bertegangan tinggi saat akan mengecas baterai lampu senter.

“Kita cek TKP, mengumpul keterangan dari para saksi dan menggali bukti-bukti. Korban meninggal tersengat arus listrik bertegangan tinggi. Keluarga menolak dilakukan otopsi, karena menyadari bahwa apa yang menimpa korban adalah musibah,” jelasnya. (oni)