Idul Adha, Tim Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Api Gunung Ciremai

GUNUNG-CIREMAI-KEBAKARAN
Petugas gabungan masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan Taman Nasional Gunung Ciremai. Saat ini sejumlah titik lokasi kebakaran berangsur padam. Foto: Istimewa

KUNINGAN – Kebakaran hutan Taman Nasional Gunung Ciremai masih berlangsung, Senin (12/8). Api begitu cepat merembet hingga hampir 3/4 kawasan puncak hangus terbakar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Agus Mauludin mengungkapkan, hingga Minggu (11/8) petang kemarin masih terdapat enam titik api yang masih menyala di atas Blok Sanghiyang Ropoh jalur Palutungan yang berada di ketinggian 2.600 Mdpl.

Tim gabungan dari BPBD, Satpolhut TNGC, TNI, Polri dan relawan pun masih berjibaku di lokasi titik api melakukan pemadaman secara manual dan membuat sekat bakar.

“Kawasan yang terbakar di kawasan Pangasinan jalur Linggarjati sudah padam, namun masih terlihat enam titik api masih menyala di daerah Blok Sanghiyang Ropoh di Jalur Palutungan. Mudah-mudahan tim gabungan di lokasi bisa mengatasinya, sehingga secepatnya bisa padam,” ungkap Agus kepada Radar Kuningan.

Agus mengatakan, tim gabungan dari berbagai komponen tersebut tanpa lelah berusaha menyelamatkan kawasan Gunung Ciremai dari kebakaran agar tidak semakin meluas sekalipun di hari Lebaran Idul Adha kemarin.  Mereka rela tidak berlebaran berkumpul bersama keluarga menikmati sate kambing kurban dan memilih berjibaku memadamkan api di kawasan Gunung Ciremai.

“Kami tetap berbagi tugas sekalipun di hari Lebaran. Tim gabungan yang berjumlah 55 orang terdiri dari BPBD, TNGC, TNI, Polri dan BNPB serta BPBD Provinsi Jawa Barat dibantu relawan dari MPGC Palutungan dan relawan memilih berlebaran memadamkan api di Gunung Ciremai,” ujar Agus yang juga ikut memantau di Pos Palutungan hingga Minggu malam.

Agus mengatakan, upaya serius tim gabungan selama lima hari menangani kebakaran Ciremai ternyata membuahkan hasil yang menggembirakan. Meski kebakaran sudah menghanguskan cukup luas kawasan puncak Ciremai, namun kini kondisinya sudah berangsur padam dan tersisa titik-titik api kecil.

“Mudah-mudahan enam titik api yang tersisa bisa secepatnya padam untuk kemudian kita lakukan mop up (memadamkan sisa api). Insya Allah dengan adanya bantuan tambahan heli water bombing bisa semakin mempercepat pemadam,” pungkas Agus. (fik)