Imron: Kita Dapat Laporan setelah Ada Masalah

Plt Bupati Cirebon Drs H Imron Rosyadi MAg

PLT Bupati Cirebon, Drs H Imron Rosyadi MAg angkat bicara terkait maraknya persoalan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Cirebon. Menurutnya, masih banyak TKI yang berangkat ke luar negeri tanpa melalui prosedur resmi. Sehingga pemerintah kesulitan untuk mengetahui keberadaannya.

Dia mengakui, pemkab tidak memiliki data valid terkait TKI yang tidak resmi tersebut. Selama ini, pemkab hanya diberi kabar ketika TKI ilegal itu, mendapatkan permasalahan. TKI yang resmi, per kecamatan ada datanya, baik yang ke Taiwan, Korea, Jepang, Timur Tengah dan lainnya.

“Kalau resmi ada data. Ini masalah yang tidak resmi. Tidak resmi kan kalau masyarakat tidak laporan, ya kita tidak tahu. Selama ini, kalau TKI ilegal itu, kita dapat laporan setelah ada masalah,” ujarnya kepada Radar Cirebon, kemarin (13/9).

Imron memprediksi, TKI ilegal asal Kabupaten Cirebon sangat banyak. Namun pihaknya belum tahu secara pasti jumlahnya. Karena itu, dia meminta agar warga Kabupaten Cirebon menghindari jalur tidak resmi ketika akan berangkat kerja ke luar negeri.

“Kami mengimbau kepada masyarakat kalau punya saudara, punya anak, punya tetangga, kalau mau kerja di luar negeri ikuti sistem yang ada. Jangan iming-iming jalan pintas dan gaji gede saja. Kalau resmi, negara bisa memantau dan member perlindungan,” ungkapnya. (den)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait