Indocement Sabet Penghargaan SRN PPI

PENGHARGAAN: Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar memberikan penghargaan Proklim ke Direktur PT Indocement, Antonius Marcos di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (2/10).FOTO: ADE GUSTIANA/RADAR CIREBON

JAKARTA – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk menerima penghargaan Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (2/10).

Penghargaan diberikan dalam rangkaian acara Festival Iklim 2019 yang berlangsung 2-4 Oktober 2019. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar dan diterima oleh Direktur Indocement, Antonius Marcos.

Kepada media, Antonius Marcos menuturkan, perubahan iklim telah menjadi fokus pertimbangan dalam perumusan tujuan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Mengingat kerentanan Indonesia akan dampak perubahan iklim, pemerintah mengarusutamakan isu perubahan iklim dalam RPJM 2015-2019. Dan selanjutnya, mengintegrasikan aksi perubahan iklim di bawah satu entitas kelembagaan melalui pembentukan Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim atau SRN merupakan sistem pengelolaan dan penyediaan data dan informasi berbasis web tentang aksi dan sumber daya untuk Adaptasi dan Mitigasi perubahan iklim di Indonesia.

“Seiring dengan upaya pengarusutamaan isu perubahan iklim di tingkat kebijakan pemerintah, aksi pengendalian perubahan iklim telah pula diinisiasi oleh berbagai pihak. Di tingkat tapak, masyarakat baik inisitiatif mandiri maupun melalui pendampingan mitra, turut berkontribusi dalam mengurangi dampak perubahan iklim,” ujar Antonius.

Melalui SRN inilah, data dan informasi dari aksi maupun sumber daya yang digunakan upaya kolektif tersebut dihimpun. Ini merupakan bentuk pengakuan pemerintah atas kontribusi PT Indocement dalam upaya pengendalian perubahan iklim di Indonesia.

Penghargaan diberikan kepada Pelaksana PROKLIM 2019 yang sudah melaksanakan joint activities mitigasi dan adaptasi di tingkat tapak. Juga kepada Penanggungjawab atau Pelaksana Aksi Mitigasi yang sudah melakukan registrasi di SRN dalam rangka penurunan emisi. Serta kepada kepala daerah yang telah memberikan dukungan dalam implementasi ProKlim melalui regulasi dan kebijakan.

“Pada tahun 2019 ini, tercatat 779 lokasi telah diregistrasi di SRN dan tersebar di 29 provinsi yang mencakup 248 Kabupaten/Kota. Dari jumlah tersebut, telah dilakukan verifikasi kepada 321 lokasi setingkat desa/kelurahan atau dusun/dukuh/RW/jorong/banjar yang telah memenuhi kriteria. Dan ditetapkan 30 lokasi sebagai PROKLIM Utama, dan 2 lokasi yang masuk kategori PROKLIM Lestari,” ungkap Antonius.

Dikatakan, Indocement mendapatkan apresiasi penghargaan ini atas upaya berkelanjutan dalam kampanye perubahan iklim yang dilakukan bersama-sama masyarakat desa mitranya di semua lokasi operasional. Seperti PROKLIM, Kampung Ramah Lingkungan (KRL) dan Sekolah Adiwiyata, di samping upaya yang dilakukan utamanya di lingkungan internal dan proses produksi. Indocement menjadi satu-satunya produsen semen yang dianugerahi penghargaan ini. (ade)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait