Ingat! Pedagang Dilarang Gunakan Badan Jalan Selama Musim Mudik-Balik Lebaran

Pasar Tumpah Biang Macet Jalur Alternatif

Camat Ligung Drs Maman Komarudin didampingi Kapolsek Ligung AKP Toto Sumarto bersama sekcam Ligung Endang Triana memberikan arahan kepada pedagang di pasar tumpah tiga desa, Kamis (23/5). FOTO:ONO CAHYONO/RADAR MAJALENGKA
Camat Ligung Drs Maman Komarudin didampingi Kapolsek Ligung AKP Toto Sumarto bersama sekcam Ligung Endang Triana memberikan arahan kepada pedagang di pasar tumpah tiga desa, Kamis (23/5).FOTO:ONO CAHYONO/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA-Menjelang Lebaran Idul Fitri, pasar tumpah yang berada di jalur Ligung-Indramayu dan Ligung-Bongas, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka menjadi pusat perhatian Pemcam dan Polsek Ligung. Dikhawatirkan memasuki arus mudik mendatang, jalur tersebut menjadi akses alternatif ketika Tol Cipali macet.

Kapolsek Ligung AKP Toto Sumarto didampingi Camat Ligung Drs Maman Komarudin menyambangi pasar tumpah yang ada di tiga desa yakni, Desa Ligung, Desa Ligung Lor dan Desa Bantarwaru, Kecamatan Ligung, Kamis (23/5). Pasar tumpah mingguan tersebut selalu ramai dikunjungi pembeli yang datang dari berbagai wilayah, apalagi memasuki bulan puasa saat ini.

Guna mengatasi kemacetan arus lalu lintas yang bakal dilalui arus mudik, Kapolsek Ligung bersama camat memberikan arahan kepada para pedagang dan pembeli. Mereka diimbau ketika melakukan transaksi jual beli tidak menggunakan badan jalan dan jembatan. “Hal ini untuk mengantisipasi arus mudik yang sebentar lagi akan melewati jalur ini jika Tol Cipali mengalami kemacetan,” kata kapolsek.

Pihaknya juga melakukan komunikasi dengan pemdes setempat agar pada hari Kamis tepat di hari pasar tumpah para perangkat desa dan hansipnya untuk terjun. Mereka harus ikut mengawasi para pedagang agar tertib dan tidak membuat arus lalu lintas menjadi macet.

“Para juru parkir agar Kamis depan saat kegiatan pasar tumpah dimohon bisa meminimalisir arus lalu lintas. Pedagang diharapkan tidak menggunakan badan jalan dan jembatan. Karena Kamis depan diprediksi jalur ini sudah mulai digunakan sebagai jalur alternatif untuk arus mudik lebaran,” paparnya.

Pihaknya sudah mengantisipasi jika memungkinkan jalur tersebut bakal banyak dilewati kendaraan mudik yang menuju arah Cirebon, Jateng dan arah yang keluar dari pintu Tol Kertajati untuk menghindari kemacetan.

“Sehingga mau tidak mau pihak kami harus membuat rekayasa arus lalu lintas agar tetap lancar termasuk membenahi pasar tumpah yang biasa macet di hari pasaran. Mudah mudahan dengan cara pendekatan yang persuasif kepada para pedagang dan pembeli juga juru parkir mereka menjadi sadar. Sehingga jalur ini nantinya tidak akan terjadi kemacetan arus lalu lintas disaat mudik maupun di arus balik digunakan,” imbuh camat Maman.

Dia memaklumi ciri khas pasar tumpah adalah identik dengan kemacetan. Namun demikian pihaknya berusaha agar saat arus mudik pekan depan nanti jalur ini harus lancar dan tidak boleh ada kemacetan. “Sehingga nantinya para pemudik yang melewati jalur ini bisa aman dan nyaman. Arus mudik ini kan tradisi masyarakat kita juga,” pungkasnya. (ono)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait