Innalillahi, Abah Anom Balerante Tutup Usia

abah-anom
Pengasuh Pondok Pesantren Balerante Kabupaten Cirebon, KH Farid Wajdi Anom Kusumajati, wafat, Ahad (26/5) sekitar pukul 18.35 WIB. Foto: dok. radarcirebon.com

CIREBON – Pengasuh Pondok Pesantren Balerante Kabupaten Cirebon, KH Farid Wajdi Anom Kusumajati, wafat, Ahad (26/5) sekitar pukul 18.35 WIB. Almarhum akan dikebumikan Senin (27/5) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kiai yang familier disapa Abah Anom itu meninggal di usia yang ke-51 tahun. Almarhum mengalami riwayat sakit jantung.

Berdasarkan informasi Hasan Malawi, keponakan almarhum, sebelum meninggal Abah Anom sempat dirawat di RS Jantung Hasna Medika sekitar sepekan. Rencananya, almarhum dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung. Namun, terlebih dulu tutup usia.

“Baru seharian di rumah (pulang dari Hasna Medika), rencananya mau ke Hasan Sadikin Bandung, tapi keburu wafat,” sebut Hasan.

Menurut Hasan, Abah Anom merupakan sosok yang istiqamah dalam beribadah. selain mengasuh para santri, semasa hidupnya Abah Anom aktif dan bergerak di Majelis Tawajjuh Asia Tenggara.

“Beliau dikenal sebagai orang yang melampaui masanya. Di usianya yang muda, sudah aktif dalam forum-forum bahtsul masail, menjadi mursyid tarikat (Syatariah), dan lainnya,” sebut Hasan dalam pesan yang diterima redaksi radarcirebon.com.

Selain itu, sosok almarhum dikenal inklusif. Dekat dengan berbagai kalangan, mulai keraton, pemerintahan lokal sampai pusat. Bahkan, banyak juga kalangan artis ibu kota yang sering datang meminta nasihatnya.

“Inklusivisme beliau ditandai dengan tidak fatanatik terhadap salah satu golongan. Dengan petinggi-petinggi NU dekat, Muhamdiyah, Persis dan lainnya juga dekat. Kalangan habaib juga. Terus bersama ulama mursyid bergerak di Majlis Tawajjuh Asia Tenggara,” tutur Hasan.

“Dari pihak keluarga kami memohon maaf sebesar-besarnya apabila almarhum ada salah maupun tingkah, serta memohon doa agar almarhum ditempatkan di surgaNya,” imbuhnya. (hsn)

Berita Terkait