Innalillahi, Dua Bocah Asal Desa Heuleut Terseret Arus Sungai Cikadongdong, Satu Tewas

ILUSTRASI-TENGGELAM

MAJALENGKA-Peristiwa bocah hanyut yang tenggelam di sungai kecil terjadi lagi di kabupaten Majalengka. Setelah Senin (11/3) lalu menimpa warga Desa Cibodas, Kecamatan Majalengka, kali ini peristiwa nahas itu terjadi di Leuwimunding.

Fikri Maymuzi (6) bocah asal Blok Mekarsari, RT 01 RW 08, Desa Heuleut, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, meninggal dunia setelah terseret arus sungai Cikadongdong sejauh 1 kilometer. Peristiwa tersebut terjadi Rabu (13/3) sekitar pukul 14.00 WIB. Korban diduga tengah bermain dan berenang bersama teman sebayanya.

Sementara temannya Willi Pramuditya (6), berhasil diselamatkan oleh saksi yang juga saat itu tengah beraktivitas di areal pertanian sekitar lokasi tenggelamnya kedua bocah itu. Willi sendiri mengalami luka sobek di bagian kepala dan sempat dilarikan ke Puskesmas Rajagaluh. Namun karena lukanya cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RS Sumber Waras Ciwaringin, kabupaten Cirebon.

“Awal mula kejadian hingga mereka tenggelam belum diketahui secara pasti. Yang jelas keduanya saat itu tengah bermain. Namun dari keterangan Willy, temannya saat itu sedang mencuci kakinya di tengah sungai. Willi sempat terpeleset, namun keburu diselamatkan warga yang berada di sawah tidak jauh dari lokasi,” ujar Wiwi saudara korban.

Sementara itu, ibu korban masih tampak shock. Pihak keluarga tidak percaya anaknya meninggal dunia terbawa arus sungai yang tidak jauh dari rumahnya. Jajaran Polsek Leuwimunding langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Leuwimunding Iptu H Edy Purwanto mengatakan kejadian bermula sekitar pukul 13.00. Kedua korban bermain dipintu DAM Cikadongdong tepatnya di belakang SPBU Leuwimunding desa Leuwikujang.

Sekitar pukul 14.00 WB dua anak tersebut terpeleset sehingga terbawa arus air dan mengakibatkan satu anak Fikri Maymuzi hanyut sejauh 1 kilometer dan meninggal dunia di kali Dukuh Sawah RT 03 RW 04 Desa Heuleut. Kecamatan Leuwimunding. “Sedangkan temannya Willy Pramuditya berhasil diselamatkan oleh Jaruki yang pada saat itu sedang memanen padi di sawah tepat tidak jauh dari DAM atau bendungan air,” ungkapnya. (ono)