Inovasi SMPN 1 Sumber Siap Terapkan Sistem Edubox

via--SMPn-1-Sumber-(2)
Kepala SMPN 1 Sumber Drs Herri Purnama Kons menunjukan aplikasi Edubox dan Digital Library guna lebih memudahkan proses belajar mengajar.FOTO:NUR VIA PAHLAWANITA/RADAR CIREBON

CIREBON-Era digital saat ini, memang memudahkan kegiatan, termasuk di dunia pendidikan. Ujian sekolah yang sebelumnya berbasis kertas, membuat sekolah menghabiskan dana jutaan untuk mencetak soal. Dari sisi guru, pembuatan dan koreksi soal yang manual juga cukup menyita waktu.Seperti halnya yang sedang dilakukan SMPN 1 Sumber. Yakni pilot project berupa pembelajaran sistem Edubox. Proyek ini, adalah pertama kali di Kabupaten Cirebon.

Kepada Radar Cirebon, Kepala SMPN 1 Sumber Drs Herri Purnama Kons menuturkan, waktu kegiatan belajar mengajar (KBM), pra-ujian, ujian, dan pasca ujian hingga pencetakan rapor, menjadi momen super sibuk bagi para guru.

Maka dapat dibayangkan jika ujian dibuat online atau CBT (Computerized Based Test), berapa banyak anggaran (biaya) dan waktu yang bisa dihemat. Untuk itu, melalui Edubox, ujar Herri, maka di dalam KBM siswa lebih terbiasa dengan teknologi. “Edubox lebih memudahkan siswa dalam KBM. Ini bisa dilakukan di luar kelas,” kata Herri kepada Radar Cirebon.

Menurutnya, Edubox menawarkan solusi modul belajar yang terdiri dari aplikasi ujian, tugas, dan materi dalam jaringan lokal tanpa tergantung kepada internet. Artinya, Edubox sebagai platform pembelajaran online ini nampaknya sudah berpengalaman dalam pengelolaan ujian dalam jaringan. Edubox ini bisa menggunakan HP android ataupun laptop.

Dikatakan Herri, dalam pembelajaran Edubox, siswa mau tak mau diharuskan memiliki HP android. Sementara bagi siswa yang kurang mampu, sistem pembelajarannya bisa memakai laboratorium komputer.

Pilot project ini, lanjutnya, memiliki banyak keuntungan. Siswa jadi terbiasa dengan teknologi. Saat UNBK nanti, siswa sudah tidak gugup atau grogi lagi untuk mengaplikasikannya. Dari sekian banyak manfaat, tentu saja ada risikonya. Meski dalam KBM Edubox siswa harus membawa HP android yang hanya bisa digunakan saat KBM berlangsung dan setelahnya disimpan, dalam hal ini untuk menjaga barang bawaan siswa seperti HP android tadi, maka masih-masing kelas akan menyediakan loker beserta kunci gembok. Dan ke depan, tiap kelas akan dipasang CCTV guna memantau KBM.

Lebih jauh, ujar Herri, Edubox adalah server portable yang berisi software aplikasi pembelajaran yang mudah dihubungkan dengan jaringan komputer yang sudah ada sebelumnya, baik kabel (LAN) ataupun wireless (WLAN).

Kelebihan dari Edubox adalah server cerdas yang sangat mudah penggunaan dan proses pemeliharaannya. Server ini bisa langsung digunakan untuk membuat kelas cerdas (Smart Classroom) semudah menyalakan perangkat elektronik seperti televisi, komputer atau laptop, dengan menghubungkan ke jaringan lokal (LAN/WAN). “Edubox merupakan aplikasi pembelajaran berbasis web dalam perangkat cerdas, untuk kebutuhan proses belajar mengajar guru maupun siswa di sekolah. Tanpa harus bergantung kepada akses internet,” bebernya.

Selain Edubox, pihaknya juga memiliki pilot project berupa smart library atau digital library. “Doakan saja, setelah pak Bupati pulang dari tanah suci, kami akan sounding untuk pilot project ini. Mudah-mudahan lancar dan berhasil,” tandasnya. (via)