IPP Perumnas Klaim Sudah Maksimal Perjuangkan Pedagang

KEBERATAN: Harga sewa kios dan los Pasar Perumnas, dianggap terlalu mahal. FOTO: MIKE DWI SETIAWATI/RADAR CIREBON

HARJAMUKTI – Sebagian pedagang kios Pasar Perumnas keberatan dengan harga sewa kontrak kios yang ditetapkan Perumda Pasar Berintan. Angka Rp8 juta per meter dinilai masih terlalu mahal. Apalagi untuk para pedagang yang memiliki banyak kios. Hal tersebut dinilai wajar oleh Ketua Ikatan Pedagang Pasar (IPP) Perumnas, Uus.

“Ya wajar kalau ada pedagang yang nggak setuju karena punya kiosnya banyak. Ada yang 4 kios. Tapi sebagian pedagang lainnya setuju, karena nggak mikir pindah-pindah lagi, kontrak pasar sudah diperpanjang 20 tahun kedepan,” ujar Uus, kepada Radar, Kamis (29/9).

Dijelaskan Uus, pihaknya sudah mengadakan pertemuan untuk pembahasan harga sewa kios dengan para pedagang Pasar Perumnas. Pertemuan terakhir dengan Perumda Pasar Berintan di Musala Pasar Perumnas, Senin (26/9).

Pada kesempatan itu, lanjut Uus, Perumda Pasar Berintan pun sudah ketok palu terkait harga sewa kontrak kios. “Perumda sudah menentukan harga Rp8 juta untuk sewa kios per meter dan Rp6,5 juta untuk los,” lanjutnya.

Uus berharap harga sewa kontrak kios tersebut bisa diterima oleh seluruh pedagang Pasar Perumnas, karena IPP sudah berupaya maksimal. Uus pun tak menyangkal kondisi Pasar Perumnas masih perlu pembenahan. Ia ingin agar ada pembenahan yang lebih serius dari pengelola supaya pedagang bisa berjualan dengan lebih baik dan pengunjung yang datang bisa bertambah banyak.

“Ya dari harga sewa kios itu juga nantinya untuk pembenahan fasilitas pasar, mudah-mudahan semakin baik, pembeli nyaman, pedagang pun laris,” harapnya. (mik)