Jaga Alam, Maka Alam Menjaga Kita

MITIGASI: Kepala BNPB Doni Monardo memperingatkan masyarakat untuk menjaga alam guna mengurangi risiko bencana, kemarin.FOTO: HUMAS BNPB FOR RADAR CIREBON

BANDUNG–Untuk mengurangi risiko dampak buruk dari bencana alam, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga alam. “Kita jaga alam, maka alam menjaga kita.

Kalau kita tidak jaga alam, maka musibah akan datang silih berganti,” kata Doni di sela seminar nasional dengan tema Model Sinergitas Penthahelix-Merawat Alam dan Mitigasi Bencana di Hotel Grand Asrilia, Bandung, kemarin (22/2).

Pasalnya, lanjut dia, sumber bencana yang selama ini terjadi rata-rata  berasal dari perbuatan manusia. Seperti alihfungsi lahan, tata ruang yang tidak dipatuhi, hingga terjadi peristiwa alam yang selau berulang.

“Bencana itu karena ulah kita sendiri. Makanya, kita bisa kurangi risiko bencana dengan tidak merusak alam,” imbuhnya.

Ditambahkan, dalam kurun waktu 8 tahun terakhir, di Indonesia bencana alam telah menelan sekitar 11 ribu korban jiwa. Korban terbesar diakibatkan gempa bumi, tsunami, diikuti longsor dan banjir.

“Di Jawa Barat, dalam kurun waktu dua tahun terakhir pun sangat banyak. Kalau kita lihat bentuk-bentuk bencana yang terjadi, Jawa Barat adalah yang terlengkap,” katanya.

Selain itu, Doni juga sempat mengatakan bahwa Jawa Barat terdapat patahan Lembang yang cukup berisiko. Namun, dirinya berpesan agar masyarakat tidak terlalu takut, namun harus meningkatkan kewaspadaan.

“Kewaspadaan penting. Makanya, semua pihak harus ikut terlibat dalam mitigasi bencana sehingg ada edukasi buat masyarakat,” tegasnya. (jun)