Jajan Makaroni, 16 Siswa SD Keracunan, 1 Dirawat di RSUD Majalengka

Kapolsek Leuwimunding Iptu H Edy didampingi dokter memeriksa siswa SD Negeri 2 Patuanan Kecamatan Leuwimunding yang keracunan jajanan sekolah. FOTO:ONO CAHYONO/RADAR MAJALENGKA
Kapolsek Leuwimunding Iptu H Edy didampingi dokter memeriksa siswa SD Negeri 2 Patuanan Kecamatan Leuwimunding yang keracunan jajanan sekolah. FOTO:ONO CAHYONO/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA-Sebanyak 16 siswa SD Negeri 2 Patuanan Kecamatan Leuwimunding keracunan jajanan sekolah, Jumat (8/3). Mereka langsung dilarikan ke Puskesmas Leuwimunding guna menjalani pemeriksaan intensif.

Kepala Puskesmas Leuwimunding Hj Kartisem SKM MKM menyebutkan, dari total 16 siswa, satu di antaranya dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Majalengka. Sementara 15 lainnya menjalani pemeriksaan intensif oleh pihaknya.

Umumnya para siswa mengalami mual dan muntah muntah serta pusing usai mengkonsumsi jajanan sekolah berupa makaroni yang dijual pedagang di depan sekolah. “Sebagian siswa ada yang rawat jalan sejak pagi dan bisa pulang. Satu anak kita rujuk ke RSUD Majalengka karena kondisinya mengharuskan segera dilarikan ke RS,” paparnya.

Pihaknya mengaku sudah mengambil sampel makanan para siswa untuk dilakukan pengujian guna memastikan kandungannya. Makanan tersebut diolah sendiri oleh pedagangnya.”Kita sudah ambil sampelnya dan diuji lab ke Cirebon untuk mengetahui kandungan zat yang ada di dalam makanan yang dikonsumsi para korban,” jelasnya.

Kapolsek Leuwimunding, Iptu H Edy Purwanto SPdI menambahkan berdasarkan keterangan para korban, mereka mengonsumsi jajanan makaroni. Pihaknya sudah memintai keterangan kepada pedagang jajanan ringan tersebut. “Kita tunggu hasil laboratorium seperti apa. Sementara sebagian besar korban sudah diperbolehhkan pulang oleh dokter Puskesmas,” kata mantan PS Kasubagpers Bagsumda Polres Majalengka ini. (ono)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait