Jakmania Minta Ferry Mundur

Persija Jakarta
Ferry Paulus (kiri) memperkenalkan Alexandre Luiz Reame alias Xandao yang resmi bergabung ke Pesija Jakarta. FOTO: PERSIJA.COM

JAKARTA – Di luar dugaan, Persija Jakarta kalah 0-1 dari Perseru Badak Lampung FC dalam lanjutan Liga-1 2019 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (1/9). Tim berjuluk Macan Kemayoran itu harus mengakui keunggulan lawan setelah gol Marquinhos pada menit ke-11 tidak mampu dibalas anak asuh Julio Bauelos. Dengan kekalahan ini, Persija terperosok ke posisi 17 dengan raihan 14 poin dari 14 pertandingan.

Chief Executive Officer (CEO) Persija Jakarta, Ferry Paulus, jadi sosok yang disorot The Jakmania, fans Persija. The Jakmania menuntut Ferry untuk mundur. Bentuk protes The Jakmania dilakukan melalui spanduk-spanduk tuntutan yang memenuhi Stadion Patriot.

Mulanya, Ferry berada di tribun VVIP Patriot bersama dua pemain asing baru Persija Jakarta, Xandao dan Joan Tomas. Sepanjang babak pertama, nama Ferry terus-terusan disinggung oleh The Jakmania.

Saat jeda babak pertama, Ferry sempat meninggalkan kursinya di tribun VVIP. Ketika babak kedua dimulai, pria asal Manado itu tak kembali lagi ke tempat duduknya. Persija kalah 0-1 dari Badak Lampung.

Gol semata wayang Marquinhos pada menit ke-11 menambah penderitaan Ferry dan Ismed Sofyan dan kawan-kawan.

Usai wasit Yudi Nurcahya meniup peluit panjang, The Jakmania kembali menuntut Ferry untuk mundur melalui sebuah nyanyian ‘FP Out’.

Ketua Umum The Jakmania, Tauhid Indrasjafief memaklumi kekecewaan anggotanya. Pria yang akrab dipanggil Bung Ferry itu menyesalkan manajemen Persija yang tertutup terhadap suporter. (mid)

Berita Terkait