Jalur Alternatif Gantar-Cikamurang Sudah Mulus, Antisipasi jika Jalan Utama Macet

JALUR-GANTAR-CIKAMURANG
JALAN BETON: Jalur Gantar-Cikamurang, yang menghubungkan Indramayu dengan Subang dan Sumedang. Foto: Kholil/Radar Indramayu

INDRAMAYU – Kondisi jalan mulus dan nyaman tidak membuat jalur alternatif Gantar-Cikamurang diminati pemudik. Pada musim mudik Lebaran 2019 ini, jalur sepanjang puluhan kilometer di wilayah selatan Kabupaten Indramayu bagian selatan itu benar-benar sepi ditinggal pemudik.

“Sekarang sepi. Kalau enam-tujuh tahun lalu mah lumayan ramai,” ungkap Carno, warga di Desa Bantarwaru Kecamatan Gantar, kemarin.

Kondisi ini, ungkapnya, mulai terjadi sejak beroperasinya Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang letaknya tidak jauh dari jalur alternatif Gantar-Cikamurang. Sehingga, tidak hanya mobil pribadi, angkutan umum Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang biasanya melewati jalur tersebut juga jarang yang lewat.

Padahal dulunya jalur alternatif ini biasanya dipilih para pengguna jalan jika Jalur Pantura macet. Jalur Cikamurang-Subang menghubungkan Jakarta dengan Cirebon melalui Sadang, Subang. Kemudian masuk wilayah Indramayu bagian Selatan, Sumedang, dan bertemu dengan jalur Bandung-Cirebon di daerah Cijelag Kecamatan Tomo Kabupaten Sumedang.

“Setelah Tol Cipali beroperasi, semua mobil lewat sana semua. Padahal saat ini kondisi jalan Gantar- Cikamurang relatif mulus, dengan konstruksi jalan dibeton dan hotmix. Lampu-lampu PJU pun sudah banyak terpasang di sejumlah titik strategis,” tambahnya.

Kapolsek Gantar, Ipda Saefullah membenarkan sepinya jalur alternatif Gantar-Cikamurang saat arus mudik berlangsung. Dari pantauannya tidak ada peningkatan jumlah kendaraan, jalur alternatif hanya digunakan oleh penduduk lokal.

Menurut dia, minimnya pemudik yang melewati jalur alternatif disebabkan lancarnya arus lalu lintas di jalur pantura, di samping telah dibukanya Tol Cipali. Dia memperkirakan, sepanjang tidak ada kendala di jalur utama maupun Tol Cipali, maka situasi arus lalu lintas di jalur alternatif akan tetap lenggang.

Kendati demikian, Kepolisian Resor Indramayu tetap meningkatkan kewaspadaan jika sewaktu-waktu terjadi pengalihan arus kendaraan. Petugas kepolisian tetap ditempatkan di Pos Pelayanan, Pos Pengamanan, Pos Gatur serta titik-titik rawan kriminalitas yang masuk kedalam wilayah hukum Polsek Gantar. (kho)