Jamaah Haji Kota Cirebon Sudah Kembali Ke Mekkah

haji-pswt
ILUSTRASI

CIREBON-Usai melakukan serangkaian ibadah haji di Muzdalifah, Arafah dan Mina, jamaah haji asal Kota Cirebon sudah mulai kembali ke hotel yang berada di distrik misfalah, Kota MekKah. Termasuk 174 jamaah haji yang memilih nafar tsani, yang juga mulai meninggalkan Mina, Rabu sore (14/8) ini.

Wakil ketua kloter 74, Engkos Kosasih mengatakan, sebagian besar jamaah haji asal Kota Cirebon sudah kembali ke hotel. Hingga saat ini, menurutnya tidak ada kendala yang berarti. “Untuk jamaaah haji yang mengambil nafar awal sudah kembali ke hotel. Saat ini mereka sedang istirahat. Karena kecapean menjalani proses yang menguras fisik. Ada beberapa yang sakit, tapi sudah ditangani oleh tim medis,” katanya saat dihubungi wartawan Radar Cirebon, Rabu (14/8).

Selain itu, engkos mengatakan, saat ini cuaca di tanah suci sudah kembali normal. Sebelumnya, pada senin (12/8) lalu, wilayah Arafah dan Mina diguyur hujan deras disertai dengan angin yang cukup kencang.

Dia menjelaskan akibat dari hujan itu, ada sejumlah karpet di tenda jamaah yang basah. Sementara itu hampir seluruh tenda jamaah asal jawa barat berada di tempat yang agak lebih tinggi dari jalan raya.

Sehingga air hujan yang mengalir di jalan raya, tidak sampai masuk ke tenda jamaah. Selama hujan berlangsung, jamaah diimbau tetap berada di dalam tenda. Sebab di sejumlah terowongan ada penyumbatan jamaah yang sedang berteduh. “Hujan biasa, hanya air menggenangi di jalan raya. Itupun tidak sampai mengganggu aktifitas jamaah haji asal Jawa Barat, termasuk yang dari Cirebon,” ungkpanya.

Sebagian Jamaah haji asal Kota Cirebon telah melaksanakan prosesi lainya. Seperti Tahallul dan Thawaf Ifadah. Namun sebagian lainya baru akan melaksanakanya Rabu sore, mengingat kondisi fisik jamaah yang terkuras.

“Jumlah jamaah kloter 74 terdiri dari 408 jamaah haji. 1 orang jamaah meninggal dunia atas nama Sri Kusnaeni warga Gang Empang 1, Kelurahan Kebon Baru, Kota Cirebon. 340 diantaranya berasal dari Kota Cirebon. Sementara sisanya dari Kabupaten Bogor dan Kabupaten Depok,” pungkasnya. (awr)