Jamaah Haji Kota Cirebon yang Sakit Diusulkan Tanazul

MEKKAH
SELESAI BERHAJI: Jamaah haji Indonesia berangsur meninggalkan Makkah untuk kembali ke tanah air. Foto: AP

CIREBON – Sejumlah jamaah haji kloter 74 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit di Mekkah, diusulkan untuk mengajukan percepatan pulang ke Indonesia. Caranya, dengan memisahkan diri dari kloternya atau “tanazul” dengan salah satu syarat karena kondisi kesehatan.

Seperti dikabarkan wakil kloter 74, Engkos Kosasih kepada Radar Cirebon, saat ini masih ada dua jamaah haji asal Kota Cirebon yang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Keduanya, kata Engkos, diusulkan untuk melakukan tanazul. Tetapi belum ada persetujuan baik dari pihak maktab maupun kedua jamaah haji yang merupakan pasangan suami istri tersebut.

“Untuk yang masih sakit, kita usulkan untuk melakukan tanazul. Kalau disetujui, nanti akan diurus perpindahan kloternya supaya bisa pulang lebih cepat,” jelasnya.

Sementara itu, jamaah haji lainya masih beraktivitas normal di Mekkah. Jamaah haji bisa melakukan ibadah sunah, seperti melaksanakan umrah atau salat berjamaah di Masjidilharam.

Selain itu, sebagian jamaah lainya melakukan city tour dengan mengunjungi situs-situs bersejarah seperti Goa Tsur, Jabal Nur, Jabal Rahmah dan lainya. Dijadwalkan, jamaah haji asal Kota Cirebon akan berangkat ke Madinah pada 30 Agustus mendatang. (awr)

Berita Terkait