Jasad Siswa SD yang Tenggelam di Sungai Singaraja Sudah Ditemukan

Warga mengevakuasi jasad Khoirul Azam korban tenggelam. FOTO: IST/RADARCIREBON.COM
Warga mengevakuasi jasad Khoirul Azam korban tenggelam.FOTO: IST/RADARCIREBON.COM

CIREBON–Khoirul Azam (6) siswa kelas I SD, warga Dusun 02, Blok Babadan RT 02 RW 04, Desa Japura Bakti, Kecamatam Astanajapura, Kabupaten Cirebon yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Singaraja, akhirnya berhasil ditemukan telah oleh warga setempat, Senin pagi (29/4) sekitar pukul 06.35 WIB.

Hal tersebut dibenarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Senin pagi (29/4). “Benar, semula rencananya kami ingin melanjutkan pencarian tim lagi untuk mencari bocah yang diduga tenggelam tersebut. Namun informasi yang kami peroleh katanya sudah ditemukan oleh warga, maka petugas BPBD yang ingin ke lokasi, kita tarik kembali,” ujar Faozan petugas BPBD Kabupaten Cirebon.

Diberitakan sebelumnya, azan magrib baru saja berkumandang ketika warga Desa Japura Bakti, Kecamatan Astanajapura, dihebohkan dengan informasi yang menyebut bocah hanyut di Sungai Singaraja, Minggu (28/4). Warga pun berhamburan ke tanggul sungai untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Di sekitar tanggul sungai, warga menemukan pakian dan sandal milik korban yang belakangan diketahui bernama Khoirul Azam (6) siswa kelas I SD wilayah setempat. Warga pun tambah khawatir, terlebih informasi tersebut dikuatkan oleh keterangan rekan-rekan korban yang saat itu sempat mandi bersama di sungai.

Dede Ahmad, warga desa setempat, menuturkan, informasi yang ia terima saat itu korban tengah mandi bersama rekan-rekannya di sungai sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu ketika rekan-rekan korban sudah selesai mandi, korban masih ingin mandi.

“Katanya diajak pulang gak mau. Kalau dari cerita warga yang lain sih saat rekan-rekannya selesai mandi, korban malah masih mandi terus dan lompat dari tanggul sungai. Setelah itu kelihatan minta tolong sambil melambaikan tangan lalu gak kelihatan lagi. Itu sekitar jam 5 sore lebih, ramainya pas magrib,” ujarnya.

Sementara perangkat Desa Japura Bakti , Sodikin, juga membenarkan informasi hanyutnya korban di Sungai Singaraja. Hingga tadi malam sejumlah warga dan pihak lainnya tengah berupaya melakukan pencarian dan berupaya menemukan keberadaan korban. “Saya masih nyari di sungai sama warga lain. Mudah-mudahan segera ditemukan,” kata Sodikin saat dihubungi Radar Cirebon melalui sambungan telepon selular, Minggu malam (28/4) sekitar pukul 19.30 WIB. (rdh/dri)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait