Jateng Open Batal, Atletik Jayamahe Kota Cirebon Fokus Selekda

ATLETIK-JAYAMAHE
Klub atletik Jayamahe Kota Cirebon fokus berlatih menuju seleksi daerah (selekda) yang akan digelar di Kota Bandung, awal Juli mendatang. Foto: Tatang Rusmanta/Radar Cirebon

CIREBON – Klub atletik Jayamahe Kota Cirebon membatalkan pengiriman atletnya menuju Jateng Open 2019. Fokus dialihkan menuju seleksi daerah (selekda) yang akan digelar di Kota Bandung, awal Juli mendatang. Selekda atlet di bawah usia 18 tahun tersebut digelar untuk memilih atlet terbaik proyeksi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2019.

Pelatih Kepala Jayamahe, Tunda Dodo mengatakan, mengikuti selekda di Kota Bandung lebih baik bagi anak asuhnya ketimbang berlaga pada Jateng Open 2019 di Semarang. “Dari selekda ini, arahnya lebih jelas. Tidak hanya mendapat pengalaman. Anak-anak juga berkesempatan merebut tiket ke kejurnas,” katanya di sela melatih di Stadion Bima Madya, kemarin.

Sebelumnya, Jayamahe mempersiapkan belasan atlet terbaik untuk mengikuti Jateng Open. Program latihan tetap digeber selama Ramadan. Jateng Open yang akan digelar bulan depan, jadi opsi, mengingat, minimnya kejuaraan di Jawa Barat. Sementara, para atlet sudah cukup lama hanya bergelut dengan menu latihan.

Ketika itu, Tunda Dodo merasa, memboyong anak asuhnya menuju Jateng Open adalah opsi terbaik untuk menambah jam terbang dan pengalaman bertanding. “Para atlet akan kita persiapan lebih baik lagi. Kali ini ada target yang akan dikejar. Setidaknya, kita ingin ada atlet kita yang ikut membela kontingen Jawa Barat di kejurnas,” tuturnya.

Meski tidak dikemas sebagai sebuah perhelatan yang akbar, selekda memang bukan sekadar pertandingan biasa. Itu adalah penjaringan atlet terbaik Jawa Barat. Andai lolos, kesempatan bagi para atlet akan semakin terbuka lebar. Karena itu, Dodo serius mempersiapkan anak asuhnya.

Pria yang juga pelatih atletik Kota Cirebon itu yakin, saat ini kualitas anak asuhnya layak diadu dengan atlet-atlet terbaik dari daerah lain di Jawa Barat. Dua di antara belasan atlet yang cukup potensial menembus skuad Jawa Barat adalah Ari Rangga (lempar cakram putra) dan Dinda Pinkang (lari 100 meter putri).

“Peluang di selekda sangat terbuka dan kita punya potensi besar. Sebagai pelatih saya pun optimistis dengan kemampuan para atlet,” pungkasnya. (ttr)