Jelang Natal-Tahun Baru, Harga Daging di Kabupaten Cirebon Mulai Naik

ILUSTRASI

CIREBON-Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Cirebon mengakui potensi kenaikkan harga sembako jelang natal dan tahun baru (nataru) tetap ada. Untuk itu, Disdagin segera ambil langkah-langkah termasuk berkoordinasi dengan tim satgas pangan Kabupaten Cirebon.

Demikian dikatakan Kabid Perdagangan Disdagin Dadang Heryadi kepada Radar Cirebon. Dikatakan Dadang, saat ini harga sembako di sejumlah pasar di kabupaten Cirebon masih relatif stabil. “Kami setiap hari pantau harga sembako, dan memang stabil,” ujarnya.

Meskipun demikian, pihaknya mengakui ada sejumlah komoditi sembako yang mulai mengalami kenaikkan harga. “Iya, ada beberapa, misalkan telur itu sudah mulai ada kenaikkan dari Rp21 ribu menjadi Rp23 ribu, daging ayam dari Rp31 ribu menjadi Rp32 ribu, dan beras. Namun kami menganggap kenaikkan tersebut masih tergolong wajar,” tuturnya.

Dadang mengungkapkan, potensi kenaikkan harga sembako menjelang natal dan tahun baru memang ada. “Potensi kenaikkan tetap ada, namun kita akan upayakan agar kenaikkan  tersebut masih sebatas normal, jangan sampai kenaikkan harga melebih batas normal itu yang kini tengah kita upayakan,” ujarnya.

Adanya potensi kenaikkan harga jelang natal dan tahun baru, menurut Dadang, bukan tanpa sebab. “Kalau hari besar itu memang potensi kenaikkan pasti ada, karena banyak orang yang membeli sembako dalam jumlah banyak. Selain itu juga faktor cuaca, saat ini sudah mulai musim hujan. Musim hujan untuk sejumlah komoditi pangan seperti daging ayam dan telur mungkin berpengaruh, karena peternak agak sedikit mengalami kesulitan saat musim hujan,” ungkapnya.

Pihaknya saat ini mengawasi penyaluran sembako dengan ketat. “Kita tidak ingin ada permainan distributor. Distributor mainkan harga apalagi sampai melakukan penimbunan sembako itu yang tidak kita inginkan. Sehingga akan terus pantau penyaluran sembako,” ujarnya.

Dadang memastikan, ketersediaan seluruh komoditi sembako menjelang natal dan tahun baru sangat mencukupi. “Kalau kita lihat stok sembako untuk masyarakat Kabupaten Cirebon sangat cukup, tinggal kita awasi penyalurannya,” tuturnya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan tim satgas pangan Polres Cirebon Kabupaten. “Kami akui Polres Cirebon Kabupaten sangat membantu untuk mengawasi ketersediaan pangan. Bahkan satgas pangan polres selalu update setiap hari juga terkait kondisi sembako dan itu katanya dilaporkan langsung kepada polda,” ungkapnya.

Selain itu, demi menunjang ketersediaan yang lebih banyak lagi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bulog. “Cadangan beras pemerintah sudah disalurkan oleh Bulog, sehingga tentunya ini akan menambah lagi ketersediaan sembako terutama beras,” ujarnya. (den)